Kotori gereja, pemukim Yahudi dikutuk Yordania
13 Desember 2012 09:15 WIB
Seorang Kristiani pemeran Yesus Kristus membawa salib saat ia berjalan menuju Gereja Makam Suci pada perayaan Jumat Agung di Kota Tua Yerusalem, Jumat (6/4). Ritual suci Jalan Salib itu diikuti umat Kristiani dari berbagai bangsa, menapaktilasi rute jalan sengsara (Via Dolorosa) Yesus Kristus menuju Bukit Golgota di mana Dia disalib penjajah Romawi. (REUTERS/Darren Whiteside)
Amman, Yordania (ANTARA News) - Pemerintah Jordania, Rabu kemarin, mengutuk pemukim Yahudi yang menyemprotkan coretan anti-Kristen di satu biara dan pemakaman Kristiani di Jerusalem, demikian laporan kantor berita resmi Jordania, Petra.
Pemerintah di Amman, menegaskan pengutukan kerasnya atas tindakan itu dan pernyataan rasis serta radikal yang dituliskan pemukim Yahudi di tembok dengan isi yang menentang Jesus.
Menteri Negara Urusan Media Jordania, Samih Maaytah, mengatakan, tindakan ini adalah provokatif bagi umat Muslim dan Kristen dan menghina agama serta lambangnya, demikian laporan Xinhua, Kamis pagi.
Tindakan itu juga merupakan pelanggaran nyata terhadap tempat suci, katanya. Ia menambahkan perbuatan orang Yahudi itu dilakukan saat seluruh dunia akan merayakan kelahiran Jesus.
Ia menyatakan pemerintah Israel bertanggungjawab untuk mencegah setiap pelanggaran terhadap tempat suci, dan menambahkan pelanggaran tersebut bertentangan dengan hukum internasional dan kemanusiaan.
(C003)
Pemerintah di Amman, menegaskan pengutukan kerasnya atas tindakan itu dan pernyataan rasis serta radikal yang dituliskan pemukim Yahudi di tembok dengan isi yang menentang Jesus.
Menteri Negara Urusan Media Jordania, Samih Maaytah, mengatakan, tindakan ini adalah provokatif bagi umat Muslim dan Kristen dan menghina agama serta lambangnya, demikian laporan Xinhua, Kamis pagi.
Tindakan itu juga merupakan pelanggaran nyata terhadap tempat suci, katanya. Ia menambahkan perbuatan orang Yahudi itu dilakukan saat seluruh dunia akan merayakan kelahiran Jesus.
Ia menyatakan pemerintah Israel bertanggungjawab untuk mencegah setiap pelanggaran terhadap tempat suci, dan menambahkan pelanggaran tersebut bertentangan dengan hukum internasional dan kemanusiaan.
(C003)
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2012
Tags: