Jakarta (ANTARA News) - Ketua Fraksi Demokrat di MPR RI Mohammad Jafar Hafsah mengatakan, tahun 2013 merupakan tahun kebangkitan bagi Partai Demokrat menuju Pemilu 2014.

Kebangkitan itu diawali dengan pertemuan antarseluruh anggota parlemen se-Indonesia pada tanggal 9 Desember 2012 dan Silaturahmi Nasional antar pengurus PD se-Indonesia 15 Desember 2012.

"Kedua pertemuan itu akan menjadi momentum bagi Partai Demokrat untuk menatap Pemilu 2014. Pertemuan itu akan membahas langkah dan strategi Partai Demokrat untuk memenangkan Pemilu 2014," kata Jafar Hafsah di Gedung MPR/DPR/DPD RI di Jakarta, Selasa.

Disamping itu, seluruh pengurus dan kader partai diminta untuk terus berbenah, bekerja untuk kejayaan Partai Demokrat pada pemilu 2014.

"Tentunya Ketua Dewan Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga akan memberikan arahan bagaimana upaya kerja-kerja partai," kata dia.

Menurut mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat itu, pertemuan tanggal 15 Desember 2012 merupakan hari istimewa karena akan dihadiri oleh seluruh pengurus partai Demokrat seluruh Indonesia.

"Dengan hadirnya seluruh pengurus partai se-Indonesia, dan arahan dari Ketua Dewan Pembina PD, Susilo Bambang Yudhoyono serta Ketua Umum PD, Anas Urbaningrum maka akan semakin meningkatkan kepercayaan bagi pengurus dan kader partai untuk berjuang memenangkan Pemilu 2014," kata politisi asal Soppeng, Sulawesi Selatan itu.

Sementara itu, Peneliti senior Center for Strategic and International Studies (CSIS), J Kristiadi, mengatakan, pertemuan SBY dengan anggota DPR, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota itu diperkirakan akan mengakhiri polemik internal partai yang selama ini tersandera oleh kasus hukum kadernya.

"Saya bisa meramalkan dan mengharapkan apa yang dilakukanya memang bisa mengambil manfaat dari musibah pada Partai Demokrat ini. Karena menurut saya, badai yang terus menimpa Demokrat sudah melemahkan PD, bisa dibalik menjadi berkah," ujar Kristiadi.

Menurut dia, SBY tidak bisa lagi membiarkan Partai Demokrat terus tercerai-berai menjelang Pemilu 2014 dan harus segera berbenah memasuki tahun 2013.

"PD itu sudah punya modal besar. Modal ideologi yang mencangkup keragaman dan stuktur organisasi dan kekuasaan. Keduanya harus tetap dijaga, jangan dibiarkan tercerai berai," terangnya.

J Kristiadi menambahkan saat ini waktunya Ketua Dewan Pembinan Partai Demokrat dan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum untuk memanfaatkan musibah kasus kadernya sebagai titik tolak kebangkitan partai jelang pemilu.

"Sebab kalau tidak ada tindakan yang tegas dari SBY untuk mengambil pil pahit ini menjadi obat yang mujarab partai bisa tercerai-berai," kata Kristiadi.

(Zul)