Jakarta (ANTARA/JACX) - Mantan calon anggota legislatif (caleg) dari PDI Perjuangan Harun Masiku, dalam sebuah video di YouTube, diklaim sudah diketahui keberadaannya.

Harun Masiku merupakan tersangka perkara dugaan suap terkait penetapan calon anggota DPR terpilih periode 2019—2024.

Pria yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) itu telah menjadi buruan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak Januari 2020.

Dalam konten digital sepanjang empat menit yang dibagikan pada 28 Februari 2023, Harun Masiku disebut telah ditemukan di sebuah rumah di pedalaman Kalimantan.

"BREAKING NEWS
POLRI TEMUKAN BURONAN HARUN MASIKU
TERNYATA OH TERNYATA DI RUMAH PEDALAMAN KALIMANTAN MEGAWATI SEMBUNYIKAN
," demikian narasi yang tertera di video YouTube.

Namun, benarkah Harun Masiku sudah ditemukan?
Tangkapan layar narasi yang menyatakan Harun Masiku telah ditemukan (YouTube)


Penjelasan:
Merujuk berita ANTARA pada 3 Maret 2023, Polri telah menyebar "red notice" atas nama Harun Masiku ke negara-negara anggota Interpol.

Kendati demikian, Interpol Indonesia belum menerima informasi keberadaan Harun Masiku dari negara anggota lainnya, sebagaimana dijelaskan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan.

"Interpol Indonesia belum menerima respons/info dari negara-negara yang dimungkinkan tempat yang bersangkutan bersembunyi," ujar Ramadhan.

Sementara pada Januari 2023, KPK mendeteksi keberadaan Harun Masiku di luar negeri. Hanya saja, saat itu lembaga antirasuah tidak memaparkan nama negara tempat Harun Masiku terdeteksi.

"Ada di luar negeri. Jadi, kami masih koordinasi dengan beberapa agensi dari luar negeri. Informasi yang kami terima begitu," kata Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada 5 Januari 2023.

Berbagai rujukan tersebut sekaligus menjelaskan bahwa Harun Masiku hingga kini belum ditemukan dan konten di YouTube itu merupakan informasi bohong.

Klaim: Harun Masiku sudah ditemukan
Rating: Hoaks

Baca juga: KPK catat lima tersangka masih dalam pencarian

Baca juga: MAKI minta KPK proses hukum Harun Masiku "in absentia"

Baca juga: KPK ajak masyarakat bantu cari Harun Masiku