Dubai (ANTARA) - DUBAI, 8 Februari (Xinhua) -- Sebuah acara penyambutan meriah bagi tur kelompok wisatawan China pertama di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), digelar pada Selasa (7/2) setelah penangguhan selama tiga tahun akibat pandemi COVID-19, saat sejumlah agen perjalanan China melanjutkan tur outbound mereka.

Tur kelompok yang terdiri atas lebih dari 60 wisatawan China tersebut datang dari Kota Guangzhou di China selatan, dan tiba di Bandar Udara Internasional Dubai pada Senin (6/2).

Sambil melambaikan bendera nasional China dan UEA, para wisatawan China disambut dengan hangat di bandara itu dan diberikan pelayanan check-in yang lancar. Mereka juga menerima sejumlah tanda mata dan hak istimewa di taman hiburan Ferrari World Abu Dhabi.

"Kami sangat senang menyambut tamu China pertama kami untuk pertama kalinya setelah tiga tahun. Kami tidak sabar untuk menyambut Anda semua kembali ke taman hiburan kami yang indah. Kami merindukan Anda," kata manajer umum Ferrari World Abu Dhabi Deana Taylor.


Liu Jian, kepala biro perjalanan lokal di UEA yang menjalankan tur tersebut, mengatakan bahwa sebagai salah satu tujuan populer wisatawan China sebelum pandemi, UEA siap menyambut kembali wisatawan China.

Ia mengungkapkan bahwa departemen pariwisata Abu Dhabi dan Dubai serta beberapa tempat wisata populer di UEA memberikan pelayanan dan kenyamanan khusus bagi tur kelompok tersebut.

Dalam pesan video kepada para wisatawan China, Issam Kazim, CEO Dubai Corporation for Tourism & Commerce Marketing (DCTCM), mencatat bahwa semua pengunjung China dapat menikmati "perjalanan bebas visa ke Dubai" asalkan masa berlaku paspor mereka masih lebih dari enam bulan.

"Kami siap menyambut Anda kembali. Banyak tempat wisata dan pengalaman baru menanti Anda di sini. Saatnya menciptakan kenangan baru," imbuh Kazim.

"Pasar China selalu menjadi pasar pariwisata yang krusial dan penting bagi UEA," kata Dominic Arel, manajer umum hotel Fairmont The Palm, seraya mencatat "kami sangat senang melihat kemudahan perjalanan negara ini dan dampak besar itu akan berpengaruh lagi pada pariwisata dan pertumbuhan ekonomi Dubai."

Dengan kemudahan perjalanan ini, banyak biro perjalanan di UEA kini bersiap untuk menyambut kembali wisatawan China.

"Kami sangat senang dengan kunjungan mereka karena ini diharapkan dapat meningkatkan bisnis pariwisata secara signifikan mengingat wisatawan China termasuk di antara konsumen paling royal saat bepergian ke luar negeri," kata Geoffrey Salatan, direktur pelaksana Pinas Travel yang berbasis di Dubai.