Jakarta (ANTARA) - Empat atlet Indonesia Eki Febri Ekawati, Valentin Vanessa Lonteng, Dina Aulia, dan Sri Maya Sari bertolak ke Kazakhstan, Rabu, untuk mengikuti Kejuaraan Asia Atletik Indoor 2023 yang bergulir di Astana, Kazakhstan, 10-12 Februari.

Mereka bertolak melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten bersama dua pelatih Agustinus Ngamel dan Ong Kho Kin untuk tampil di kejuaraan internasional pertama yang diikuti atlet atletik Indonesia pada 2023.

"Ini adalah kali pertama bagi tim atletik Indonesia mengikuti kejuaraan indoor dalam keadaan suhu -19 derajat celcius," demikian pernyataan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) dalam keterangan tertulis, Rabu.

Kejuaraan Asia Atletik Indoor di Kazakhstan seharusnya bergulir pada 2022 namun tertunda karena pandemi COVID-19 dan baru bisa terselenggara tahun ini.

Eki Febri berlomba untuk menjadi yang terbaik melawan peserta dari Benua Kuning lainnya pada nomor tolak peluru putri. Sementara Valentin Vanessa Lonteng turun di nomor lari 60m putri, Dina Aulia di nomor 60m lari gawang putri, dan Sri Maya Sari di nomor lari 400m putri.

Manajer Tim Nasional Atletik Indonesia, Mustara, sebelumnya mengatakan akan mengirim atlet minimal dua kali ke ajang internasional sebagai persiapan SEA Games XXXII/2023 di Phnom Penh, Kamboja, pada 5-17 Mei.

SEA Games 2021 yang bergulir pada 2022 di Vietnam menjadi pukulan telak bagi Indonesia dengan meraih dua emas, lima perak, dan empat perunggu dari target 15 emas.