Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Bengkulu mengatakan bahwa berdasarkan hasil koordinasi dan kerja sama dengan pihak Jepang, daerah itu menerima kuota 150 peserta magang ke Jepang pada 2023.

Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Khairil Anwar menyebutkan bahwa pendaftaran Program Magang ke Jepang akan dibuka pada April 2023. "Untuk itu kepada masyarakat Provinsi Bengkulu yang berminat untuk mempersiapkan diri mengikuti perekrutan magang ke Jepang tersebut," kata Khairil di Kota Bengkulu, Minggu.

Masyarakat yang ingin mengikuti program magang ke Jepang dan dapat mengetahui persyaratan lebih lanjut dapat mengunjungi website https://Jepang.magangln.id/

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu Edwar Happy menjelaskan bahwa seleksi magang tersebut akan dimulai pada Mei 2023.

"Dengan adanya Program Magang ke Jepang ini, kami mengajak masyarakat untuk mendaftarkan diri di Kantor Disnakertrans di kabupaten/kota masing-masing," ujarnya.

Baca juga: Mendag harapkan program magang bisa genjot ekspor jasa ke Jepang

Baca juga: Universitas Halu Oleo Kendari kirim 7 mahasiswa magang ke Jepang
Kemudian, Disnakertrans di kabupaten/kota akan melakukan seleksi serta menguji kelayakan calon peserta yang telah menyerahkan berkas lamaran.

Menurut dia, Program Magang ke Jepang sangat menjanjikan sebab peserta akan dikontrak selama tiga tahun dengan besaran pendapatan berkisar Rp16 juta per bulan.

"Untuk program magang ke Jepang pada tahun ini, dengan kuota pendaftar 150 orang" sebut Edwar.

Selain itu, pihaknya menekankan calon pendaftar untuk mengikuti program tersebut benar-benar sebuah keinginan dan serius, bukan coba-coba semata.

Sebelumnya, ada empat jenis pelatihan magang yang tersedia di Jepang yakni di bidang otomotif, informasi dan teknologi, perangkat lunak elektronik serta bangunan.

Baca juga: Kemnaker: Magang di luar negeri jembatan tingkatkan keterampilan

Baca juga: Sumsel ikutkan 283 tenaga kerja seleksi magang ke Jepang

Baca juga: Kemnaker sebut peserta magang ke Jepang capai 85.415 orang