Jakarta (ANTARA) -
Kebakaran yang melalap hampir seluruh toko agen gas dan distributor briket batubara di Jalan H Naman, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, mengakibatkan kerugian sekitar Rp1 miliar.

Angka itu berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kata Kepala Seksi Operasional (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Gatot Sulaeman di Jakarta, Jumat.

Dia mengungkapkan, sempat terjadi suara ledakan saat agen tabung gas elpiji dan briket batubara itu terbakar. Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Jumat pagi sekitar pukul 07.24 WIB.

"Terjadi ledakan di bagian gudang yang disebabkan kebocoran gas ukuran 50 kilogram dan menyambar (terpantik) ketika karyawati ingin mematikan lampu," kata Gatot.
Menurut dia, banyaknya material yang mudah terbakar membuat api di toko seluas 10x15 meter persegi (m2) itu membesar.

Sudin Gulkarmat Jakarta Timur (Jaktim) mengerahkan 14 unit mobil pompa dengan jumlah personel 65 orang untuk memadamkan si jago merah. "Kita mulai pemadaman pukul 07.33 WIB, selesai pukul 08.52 WIB," ujarnya.

Gatot mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun salah salah karyawan mengalami luka ringan.

"Korban satu karyawan, luka ringan saja. Kondisinya sekarang masih syok, belum bisa kita tanya terkait kejadian tersebut," ujarnya.
Baca juga: Agen tabung gas di Pondok Kelapa terbakar

Baca juga: Mobil sedan bawa tabung gas terbakar di Cakung