Jakarta (ANTARA) - Sekitar 50 penumpang dievakuasi dari Kereta Rel Listrik (KRL) KA 5144C saat kereta jurusan Stasiun Kampung Bandan menuju Manggarai itu anjlok pada Sabtu.

"Informasi yang kami dapatkan dari petugas yang dievakuasi dari KRL itu kurang lebih 50 orang Karena baru berangkat dari Stasiun Kampung Bandan. Tidak ada korban (yang disampaikan petugas)," kata VP Corporate Secretary PT KAI Commuter Indonesia (KAI)Anne saat konferensi pers secara daring di Jakarta pada Sabtu.

Anne mengatakan, penumpang yang dievakuasi oleh petugas dialihkan menggunakan gerbong KRL lain yang menuju Stasiun Jakarta Kota.

Dia mengatakan, untuk kejadian luar biasa seperti saat ini masinis yang ada di kereta atau petugas lainnya perlu dilakukan pemulihan kondisi (recovery) pada saat itu pula.

Karena itu, dia mengatakan, pihak KAI Commuter akan memastikan dengan melakukan pengecekan langsung terhadap berbagai informasi yang disampaikan oleh tim awak sarana dari lokasi kejadian sekitar pukul 20.00 WIB.

Baca juga: KCI lakukan penyesuaian jadwal KRL dari Jakarta
Baca juga: Komunitas Jaklingko sambut baik rencana KAI gabung integrasi tarif


Sebelumnya, KA 5144C anjlok di Stasiun Kampung Bandan pada pukul 13.47 WIB. Atas peristiwa itu, KAI memohon maaf karena terganggunya perjalanan KRL di jalur Kampung Bandan-Manggarai.

Saat ini, kata Anne, fokus tim KAI Commuter adalah evakuasi agar sarana dan prasarana itu bisa kembali normal mengingat di lokasi saat ini sedang hujan.

Terkait insiden tersebut, Anne menyebutkan, KCI melakukan rekayasa pola operasi sebagai berikut:
1. Perjalanan kereta Manggarai-Kampung Bandan-Jatinegara hanya sampai Stasiun Angke
2. Perjalanan kereta Jatinegara-Kampung Bandan-Manggarai hanya sampai dengan Stasiun Pasar Senen.