Banjarmasin (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan mendapat bantuan sebanyak 75 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dengan target Rp18 miliar pada tahun 2022 ini.

Ketua BAZNAS Provinsi Kalsel Ilhamsyah Safari di Banjarmasin, Sabtu, sangat mengapresiasi bantuan dari instansi pemerintah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), lembaga pendidikan juga perusahaan swasta yang secara sukarela membentuk UPZ bagi BAZNAS.

Salah satunya yang BAZNAS Kalsel keluarkan SK-nya adalah UPZ Bakti Bersama dari perusahaan Hasnur Group di bawah Yayasan Hasnur Center.

Ilhamsyah yang langsung menghadiri Grand Launching UPZ Bakti Bersama dan mengukuhkan pengurusnya yang bertempat di Wetland Square di Kota Banjarmasin.

Baca juga: Baznas Kalsel siapkan sejumlah kegiatan semarakkan Ramadhan 1443 H

Baca juga: Gubernur Kalsel Sahbirin bayar zakat harta Rp200 juta


Dikatakannya, UPZ Bakti Bersama milik Yayasan Hasnur Center dan lainnya ini sangat membantu, tidak hanya mengumpulkan zakat, infaq dan sedekah, tapi juga menyalurkannya sesuai program BAZNAS.

Utamanya, kata dia, lima program besar BAZNAS Kalsel, yakni, di bidang ekonomi, pendidikan, dakwah, advokasi dan kemanusiaan.

Dengan penyaluran yang tepat dan cepat, BAZNAS Kalsel dibantu puluhan UPZ tersebut, hingga kini sudah terkumpul sekitar Rp12 miliar dari target Rp18 miliar pada tahun 2022 ini.

Pembina UPZ Bakti Bersama dari Hasnur Group- Yayasan Hasnur Center Zulfikar Alimuddin menyampaikan, dibentuknya UPZ Bakti Bersama ini sebagai upaya Hasnur Group dan Yayasan Hasnur Center memperkuat program kesejahteraan masyarakat.

Di mana mendukung pula program pemerintah untuk itu melalui BAZNAS, sebagai iktikad baik maka dana zakat dari para karyawan Hasnur Group dan Yayasan Hasnur Center diutamakan lewat BAZNAS.

"Untuk menjangkau lebih jauh ke masyarakat, kita buat sebuah platform yang namanya BaktiBersama.id, lewat website ini masyarakat umum lebih mudah ikut beramal maupun salurkan zakat lewat UPZ kami," ujarnya.

Kelebihan platform ini, ucap dia, masyarakat bisa memilih untuk menyumbang program yang ditawarkan UPZ Bakti Bersama, untuk beasiswa pelajar tidak mampu, perbaikan rumah warga tidak mampu, membantu gaji guru yang mengajar kaum disabilitas dan membantu modal usaha warga tidak mampu.

"Bahkan menyumbang hanya Rp10 ribu lewat platform ini bisa, kita pastikan sangat transparan, berapa dana masuk hingga disalurkan kemana, sangat kelihatan di sana," tuturnya.

Ketua UPZ Bakti Bersama Hasnur Group dan Yayasan Hasnur Center Maulana menyatakan UPZ Bakti Bersama didirikan dengan SK dari BAZNAS Kalsel pada 29 Juni 2022, tapi secara resmi baru berjalan sekitar sebulan ini.

"UPZ Bakti Bersama tidak hanya fokus pengumpulan zakat, tapi juga infaq dan sadaqah," ujarnya.*

Baca juga: Wapres luncurkan Beasiswa Santri Baznas 2022

Baca juga: Baznas beri apresiasi Rp310 juta bagi para pemenang MTQ Nasional


Ketua BAZNAS Kalsel Irhamsyah Safari saat melakukan launching dan pengukuhan pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bakti Bersama Hasnur Group dan Yayasan Hasnur Center di Banjarmasin, Sabtu (22/10/2022). Antara/Sukarli