Lebak (ANTARA) -
Banjir yang melanda lima wilayah kecamatan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menyusul hujan lebat pada Minggu (9/10) menyebabkan 510 rumah warga tergenang menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Menurut Kepala BPBD Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama di Lebak, Senin, hujan lebat membuat air Sungai Cisiih, Cibareno, Cimadur, dan Cicantra meluap dan membanjiri permukiman warga di Kecamatan Bayah, Cilograng, Panggarangan, Cibeber, dan Cihara.

Selain mengakibatkan permukiman tergenang, banjir menyebabkan tanah longsor di 45 titik di wilayah-wilayah kecamatan tersebut.

"Banjir dan longsor tidak sampai menimbulkan korban jiwa," kata Febby.

Ia mengatakan bahwa tanah longsor berdampak pada sejumlah bagian jalan.

Pemerintah Kabupaten Lebak dengan bantuan dari Pemerintah Provinsi Banten mengerahkan alat berat untuk membersihkan bagian-bagian jalan yang tertutup longsoran tanah.

Selain itu, Febby mengatakan, BPBD menyiapkan bantuan bahan makanan untuk disalurkan kepada warga yang terdampak banjir dan tanah longsor.

BPBD Lebak meminta warga yang tinggal di daerah bantaran sungai meningkatkan kewaspadaan karena curah hujan diprakirakan masih tinggi.