Batam (ANTARA) - Kepala Kantor Perwakilan Kementerian Agama Kota Batam Zulkarnain Umar mengatakan pelaksanaan shalat gaib atas tragedi Kanjuruhan dilaksanakan di masjid-masjid sekitar rumah warga setempat.

"Kita edarkan untuk masyarakat melaksanakan shalat gaib di masjid-masjid di sekitar rumah. Kalau untuk pelaksanaan shalat gaib secara terpusat sepertinya tidak," kata dia di Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (3/10).

Ia mengatakan hal tersebut sebagai bentuk menindaklanjuti atas arahan Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk mengajak muslim menggelar shalat ghaib serta mendoakan korban tragedi di Kanjuruhan yang terjadi usai pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

"Kita akan lanjutkan (surat edaran, red.) nanti. Pada Jumat (7/10) nanti kita lakukan surat edaran agar masyarakat melaksanakan shalat gaib," ujar dia.

Baca juga: Kemenag Sulsel ajak masyarakat salat gaib tragedi Kanjuruhan

Sekretaris Masjid Agung Kota Batam Muhammad Jasrol menyampaikan pelaksanaan shalat gaib di masjid tersebut setelah Shalat Jumat pada pekan ini.

"Insyaallah tanggal 7 Oktober 2022, kita laksanakan setelah shalat Jum'at," kata dia.

Kemenag telah menerbitkan surat edaran untuk menggelar shalat ghaib. Kemenag akan menggelar shalat ghaib untuk korban tragedi Stadion Kanjuruhan di Masjid Istiqlal setelah Shalat Jumat.

"Shalat shaib digelar untuk mendoakan korban meninggal dunia dan dapat dilaksanakan setelah Shalat Jumat pada 7 Oktober 2022," kata dia.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Ia berharap, kejadian maut yang melibatkan banyak suporter itu tidak kembali terulang pada momen-momen apapun di masa depan.

Baca juga: Ribuan suporter sepak bola Madiun doa bersama untuk korban Kanjuruhan
Baca juga: Tragedi Kanjuruhan; dari "musuh berbuyutan" ke "seduluran selawase"
Baca juga: Suporter sepak bola Kota Jayapura gelar aksi menyalakan lilin