Semarang (ANTARA) - Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menambah 11 guru besar yang dikukuhkan secara bertahap mulai 27 hingga 30 September 2022.

Rektor Undip Semarang Yos Johan Utama dalam siaran pers di Semarang, Rabu, mengatakan 11 guru besar baru tersebut menambah jumlah profesor yang sudah dimiliki perguruan tinggi ini menjadi 168 orang.

Menurut dia, seorang guru besar memiliki tanggung jawab yang besar pula di bidang akademik maupun non-akademik.

Seorang guru besar, kata dia, harus mampu mengembangkan pengetahuan menjadi ilmu yang bermanfaat.

Baca juga: Himakua Unsri umumkan Undip juara LKTI HPC 2022

Baca juga: Undip Semarang kukuhkan delapan guru besar


"Seorang guru besar wajib untuk menemukan inovasi terbarukan agar ilmu pengetahuan selalu adaptif terhadap perkembangan zaman," katanya.

Seorang guru besar juga harus menjadi panutan dan sosok yang teladan demi kebaikan.

"Harus berani menyatakan benar atau salah sesuai dengan ilmu yang dimilikinya," tambahnya.

Adapun 11 guru besar baru Undip tersebut masing-masing Siswo Sumardiono, Ratnawati, Siti Rukayah, Windu Partono, dan Mochamad Arief Budihardjo dari Fakultas Teknik, Mohammad Zen Rahfiludin dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, serta Ngatno dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Lima guru besar lainnya masing-masing Nugroho Sumarjiyanto Benedictus Maria dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis, serta Erma Prihastanti dari Fakultas Sains dan Matematika, Endang Susilowati dari Fakultas Ilmu Budaya, serta Ani Purwanti dari Fakultas Hukum.

Baca juga: Undip Semarang kembali gelar wisuda secara luring

Baca juga: Guru besar Undip ciptakan alat pencuci sayuran bergelembung mikro ozon