Jakarta (ANTARA) - Petenis kualifikasi asal Prancis Caroline Garcia bertahan dari dua kali jeda akibat hujan dan maju ke final Cincinnati Masters dengan mengalahkan Aryna Sabalenka 6-2, 4-6, 6-1.

Garcia akan bermain pada perebutan gelar, Minggu, melawan petenis Ceko Petra Kvitova, yang bangkit untuk meraih kemenangan 6-7 (6/8), 6-4, 6-3 atas petenis Amerika Madison Keys.

Garcia adalah pemain kualifikasi pertama yang mencapai laga perebutan gelar pada turnamen Masters.

Kvitova, dua kali juara Wimbledon yang bermain pada semifinal 2012 dan 2018, akan mengejar gelar ke-30 dalam karirnya pada final Cincinnati pertamanya.

Garcia mempertahankan kendali atas unggulan keenam Sabalenka pada pertandingan mereka, yang terganggu cuaca total empat jam. Ia mematahkan servis empat kali dalam pertandingan yang terdiri atas dua jam permainan sesungguhnya.

"Betapa hari ini," kata peringkat 35 Garcia seperti dilansir AFP. "Tadi malam saya sangat senang berada di semifinal.

"Aryna adalah lawan yang sulit, sangat cepat, sangat kuat. Kami melakukan banyak reli yang sulit dan cuaca yang sulit. Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan kembali lagi ke lapangan -- tapi kami berhasil."

Kedua pemain kembali setelah ganguan (cuaca) kedua dan memainkan tiga gim lagi saat Garcia menyudahinya dengan kemenangan.

"Tidak seorang pun yang mengharapkan ini akan terjadi," katanya. "Rasanya luar biasa. Saya telah melalui perjalanan yang panjang di Cincinnati. Saya bangga dengan apa yang saya lakukan dan saya gembira berada di final."

Kvitova (32), membutuhkan dua jam dan 20 menit untuk menyingkirkan Keys.

"Ini pertandingan yang luar biasa. Saya memperkirakan ini akan sulit -- tapi tidak sesulit ini," kata Kvitova. "Saya emosional pada akhirnya, pertandingan ini sangat sulit secara mental."

Ia akan kembali ke peringkat 20 teratas setelah menyelesaikan pertandingan dengan 24 winner dan 16 kesalahan sendiri.

"Saya tidak tahu bagaimana saya bangkit," kata Kvitova. "Pada awalnya saya kehilangan servis dengan tidak kesalahan sendiri, dan itu tidak terlalu bagus."


Baca juga: Medvedev melaju, sementara Swiatek tersingkir dari Cincinnati Masters
Baca juga: Kekalahan Nadal pastikan Medvedev peringkat satu dunia
Baca juga: Venus, Osaka tersisih di awal Cincinnati Masters