Bandung (ANTARA) - Pelatih sepak bola berkebangsaan Belanda, Robert Rene Alberts mundur dari kursi Pelatih Kepala Persib Bandung berdasarkan pernyataan resmi klub pada Rabu siang.

Dengan begitu, Persib dan Robert Alberts kini tak lagi menjalin kerjasama. Hal itu tak terlepas dari performa Persib yang belum mendapat kemenangan dalam tiga laga awal di Liga 1 musim 2022/2023.

"Sekarang Rene (Robert) sudah tidak ada lagi di Persib, pada saat lawan Semarang (PSIS), sudah tidak lagi bersama kita," kata Komisaris PT Persib Bermartabat Umuh Muchtar saat berpidato di hadapan aksi ribuan Bobotoh di Graha Persib, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu.

Baca juga: Persib langsung bersiap hadapi PSIS Semarang
Baca juga: Borneo taklukkan Persib 4-1


Berdasarkan pernyataan resmi klub, keputusan mundur dari pelatih kepala merupakan sikap yang diambil Robert. Langkah itu diambil oleh Robert demi kebaikan bersama, khususnya Persib.

Selain itu, mundurnya Robert itu pun buntut dari adanya aksi dari ribuan Bobotoh di Graha Persib pada Rabu Siang. Viking Persib Club menyatakan ada sekitar 5.000 orang yang hadir dalam aksi tersebut.

Ribuan Bobotoh itu melakukan aksi untuk menyampaikan dua tuntutan. Tuntutan pertama yakni Robert Alberts harus mundur dari kursi pelatih, dan menuntut manajemen Persib membenahi sistem penjualan tiket untuk laga Persib.

Adapun mengenai penunjukan pelatih baru, Umuh mengatakan hal tersebut masih dalam proses. Sehingga kini pun Persib belum menggaet pelatih baru pengganti Robert.

"Masih proses, tidak semudah itu (menunjuk pelatih)," kata Umuh saat berpidato.

Baca juga: Ratusan polisi mulai jaga Gedung Graha Persib antisipasi aksi Bobotoh
Baca juga: Robert Alberts kecewa Persib gagal jaga keunggulan lawan Madura United