Praya, NTB (ANTARA) - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengimbau para jamaah haji yang telah pulang agar melakukan isolasi mandiri untuk mengantisipasi munculnya kasus COVID-19.

"Kita harapkan para jamaah melakukan isolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari. Sedangkan bagi jamaah haji yang positif tentunya akan ditangani sesuai dengan protokol kesehatan," kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Lombok Tengah, Lalu Asy'ari di Praya, Jumat.

Baca juga: Jamaah merasa nyaman laksanakan ibadah haji 2022

Ia mengatakan, dari total 348 jamaah haji Lombok Tengah, 263 orang haji yang masuk dalam kloter empat akan dipulangkan tanggal 6 Agustus dan 85 orang haji yang masuk kloter campuran dipulangkan tanggal 8 Agustus 2022.

"Allhamdulilah kondisi jamaah haji kita sehat. Namun, belum tahu mereka bebas COVID-19 atau tidak, tergantung hasil pemeriksaan ketika telah tiba di Lombok sore ini," katanya.

Baca juga: Kedatangan kloter pertama jamaah haji Kaltim disambut gubernur

Untuk diketahui, sebanyak 12 orang haji dari kelompok terbang dua positif COVID-19 berdasarkan pemeriksaan rapid antigen, namun para jamaah haji kondisinya sehat dan tanpa gejala.

Jamaah haji embarkasi Bandara Internasional Lombok setelah tiba di Tanah Air menggunakan pesawat Garuda Indonesia, mereka dibawa langsung menuju Asrama Haji, Kota Mataram, untuk melakukan pemeriksaan.

Baca juga: Anggota jamaah haji kloter terakhir beruntung dapat menyentuh Ka'bah

Jumlah jamaah haji asal Provinsi Nusa Tenggara Barat yang melaksanakan ibadah haji sebanyak 2.064 orang. Mereka dipulangkan menjadi enam kloter dari embarkasi Mekkah, Arab Saudi menuju Tanah Air.