Jakarta (ANTARA) - Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu, Robin mengemukakan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu cepat merespon aspirasi masyarakat mengenai pelayanan publik, seperti mengadakan kapal ambulans.

"Kapal itu kan aspirasi dari kita (masyarakat) yang Alhamdulillah, karena memang pada saat itu masyarakat bersatu di Kepulauan Seribu, akhirnya terpenuhi juga," kata Robin kepada wartawan di Jakarta Utara, Rabu.

Kapal ambulans yang memiliki kapasitas penumpang hingga 17 orang dan empat pasien itu bisa untuk menangani kasus darurat dengan dukungan fasilitas medis di dalamnya.

Cara memanggil kapal ambulans itu bisa melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI). Cukup memilih menu JakAmbulans dan menekan tombol hanya perlu jeda tiga detik saja.

Robin mengatakan, sejauh ini Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu terus berkomitmen membawa kemajuan pembangunan bagi wilayah kabupaten kepulauan di Provinsi DKI Jakarta.

Baca juga: Dekab: ASN Kepulauan Seribu berkantor di luar pulau tak hambat layanan
Baca juga: Pemkab Kepulauan Seribu bangun Taman Interaktif di Pulau Tidung

Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu Robin di Gedung Mitra Praja di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (27/7/2022). ANTARA/Abdu Faisal
Menurut Robin, bupati saat ini adalah salah satu orang yang ikut memprakarsai pembentukan Kabupaten Kepulauan Seribu di masa lalu.

Robin menilai selagi aspirasi publik masih ditangani, rencana pembangunan terus terlaksana, maka tidak masalah apabila Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu berkantor di Gedung Mitra Praja (Tanjung Priok, Jakarta Utara) atau di Pulau Pramuka (Kepulauan Seribu).

Dia menambahkan, soal berkantor di wilayah daratan Jakarta bukan menjadi masalah karena Kepulauan Seribu menjadi bagian dari Provinsi DKI Jakarta. Secara otomatis kantor instansi kedinasan di Kepulauan Seribu berpusat ke provinsi, mulai dari urusan administrasi, urusan keuangan dan lain-lain.

Robin mengingatkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta perlu mulai menyejajarkan Kabupaten Kepulauan Seribu dengan wilayah DKI Jakarta lainnya, seperti dari segi infrastruktur, mengingat usia kabupaten itu sudah memasuki 21 tahun.

"Supaya Kepulauan Seribu sebagai kawasan wisata di Jakarta dapat tercukupi semua kebutuhan sarana transportasinya dan memungkinkan wisatawan berkunjung dari Jakarta ke sana kapan saja," katanya.