Depok (ANTARA) - Tiga mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) dinyatakan lolos seleksi program pertukaran pelajar internasional Sakura Science Exchange Program 2022.

Mereka adalah Ani Sulistyani (S1 Fisika angkatan 2019), Alyssa Zahwa Ananda (S1 Biologi angkatan 2018), dan Jihan Lathifah Iqlima (S1 Biologi angkatan 2019).

Dekan FMIPA UI Dede Djuhana, Ph.D., di Kampus UI Depok, Jumat, mengatakan meskipun masih dalam situasi pandemi COVID-19, namun pelaksanaan Sakura Science Exchange tahun ini sudah dapat dilaksanakan secara langsung setelah sebelumnya vakum akibat pandemi.

Sehingga beliau berpesan kepada ketiga mahasiswa tersebut untuk dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya sebagai sarana mengeksplorasi diri.

Baca juga: Pemkot Madiun raih penghargaan sebagai kota tata kelola limbah dari UI

"Gunakan kesempatan ini sebaik mungkin untuk melihat langsung kemajuan ilmu dan teknologi di Jepang. Kita patut bersyukur, tahun ini, Program Sakura Science Exchange sudah bisa dilakukan secara langsung setelah kurang lebih dua tahun kita dalam pembatasan akibat pandemi," kata Dede.

Salah satu peserta, Jihan, mengatakan sangat senang dan bersyukur telah memperoleh kesempatan untuk mengikuti program kegiatan yang merupakan implementasi kerja sama antara FMIPA UI dengan Osaka University.

Bagi Jihan, kegiatan semacam ini merupakan salah satu tujuan yang ingin dicapai ketika mendaftar sebagai mahasiswa FMIPA UI. Karena menurutnya, pertukaran pelajar merupakan kesempatan untuk lebih mengembangkan diri sembari mencari pengalaman baru di luar negeri.

Baca juga: UI umumkan tiga kota berkelanjutan terbaik di Indonesia

"Program exchange ke luar negeri seperti ini merupakan salah satu goal saya saat masuk UI. Jadi sangat bersyukur, Alhamdulillah dapat mengikuti program ini. Harapan mengikuti program ini agar saya nantinya dapat belajar banyak dan dapat membagikan ilmu saya kembali ke almamater," ujarnya.

Sakura Science Exchange Program merupakan program akademik internasional yang didukung oleh Japan Science and Technology Agency (JST) bekerja sama dengan beberapa universitas dari berbagai negara. Program ini bertujuan memperkenalkan sains dan teknologi Jepang kepada mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di dunia.

Baca juga: Rektor UI ajak mahasiswa Timor Leste adakan penelitian bersama