Jakarta (ANTARA) - Tim nasional bola basket Indonesia menganggap laga kualifikasi FIBA World Cup 2023 pada Jumat besok merupakan kesempatan untuk memetakan kekuatan serta melakukan scouting terhadap Arab Saudi dan Yordania.

Kapten tim nasional Indonesia Arki Dikania Wisnu di Jakarta, Kamis, mengatakan meski laga kualifikasi nanti tidak terlalu “penting” tetapi itu menjadi kesempatan bagi dia dan pemain lain untuk melakukan scouting tim lawan yang juga akan mereka hadapi pada fase penyisihan grup FIBA Asia Cup 2022.


Pertandingan melawab Arab Saudi dan Yordania tidak akan terlalu mempengaruhi posisi Indonesia dalam klasemen Grup C Kualifikasi FIBA World Cup 2023. Peluang Merah Putih lolos Piala Dunia FIBA 2023 lewat jalur kualifikasi nyaris sudah tertutup karena syarat yang sulit dipenuhi.

Arki Dikania Wisnu dan kawan-kawan wajib memenangi pertandingan melawan tim tamu dan harus mengalahkan Arab Saudi dengan marjin 30 poin atau lebih, dengan syarat Arab Saudi juga harus kalah saat menjamu Lebanon di window ketiga. Itu pun tak otomatis membuat Indonesia lolos karena masih ada putaran kedua kualifikasi yang mempertemukan 12 tim.

“Meskipun pertandingan akhir pekan ini tidak ‘penting’, tapi kami sebagai pemain akan fokus agar bisa tampil lebih baik sebagai tim serta bisa masuk dengan sistem Coach Toro (Rajko Toroman),” ucap Arki dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.

“Saya tidak bermain melawan Arab Saudi pada laga sebelumnya jadi ini untuk pertama kalinya saya bisa mengenal pemain-pemain mereka yang nanti bermain di FIBA Asia Cup 2022. Meski ada pelatih, tapi para pemain juga harus melakukan scouting. Jadi bagi saya, ini menjadi ajang scouting tiap pemain (lawan),” ujar dia menambahkan.

Hal senada disampaikan manajer timnas bola basket Indonesia Jeremy Santoso. Meski tak begitu mempengaruhi peluang Merah Putih menuju Piala Dunia 2023, namun dua laga tersebut menjadi guna mengukur sejauh mana persiapan Indonesia untuk FIBA Asia Cup 2022.

“Laga besok tidak kalah penting karena dua negara itu (Arab Saudi dan Yordania) adalah negara yang akan kami hadapi di penyisihan grup FIBA Asia Cup sehingga ini akan menjadi pengalaman baik bagi kami untuk mengukur persiapan tim,” ujarnya.


Baca juga: Rajko Toroman pastikan Abraham tetap perkuat timnas di Piala FIBA Asia
Baca juga: Menpora tinjau latihan timnas untuk FIBA Asia Cup 2022
Baca juga: Indonesia matangkan sistem permainan jelang FIBA Asia Cup