Jambi (ANTARA) - Universitas Jambi (Unja) menerapkan aplikasi layanan digital di berbagai sektor untuk mempermudah akses dan aktivitas perkuliahan bagi mahasiswa.

"Universitas Jambi terus melakukan pembenahan dan mengembangkan layanan digital untuk mempermudah aktivitas perkuliahan," kata Rektor Universitas Jambi Prof Sutrisno di Jambi, Selasa.

Prof Sutrisno menjelaskan Unja memiliki misi membangun layanan digital untuk tata kelola yang lebih baik. Sesuai dengan perkembangan zaman yang sudah merujuk pada teknologi digitalisasi. Maka, perguruan tinggi juga harus melakukan transformasi agar aktivitas perkuliahan dapat terlaksana sesuai dengan perkembangan zaman.

Baca juga: Mendikbudristek apresiasi program pemberdayaan Suku Anak Dalam

Sebagai perguruan tinggi, Universitas Jambi telah mengembangkan berbagai layanan digital, terbaru adalah 12 aplikasi yang dapat dimanfaatkan mahasiswa dan sivitas akademika dalam melaksanakan aktivitas perkuliahan.

Ke-12 aplikasi tersebut adalah aplikasi perencanaan dan keuangan, klinik UNJA, konseling, bantuan cepat daring, rapat, laporan kinerja, borang 9 standar, SIAKAD-MBKM, SKPI, tugas akhir (e-Lista v2.0), dan fitur manajemen uang kuliah tunggal (UKT) pada aplikasi e-Gegistration dan dashboard SIAKAD.

Menurut Prof Sutrisno, melalui teknologi mampu menjawab semua kebutuhan dalam aktivitas perkuliahan. Selain itu, seluruh aplikasi yang digunakan oleh Unja terintegrasi dan memiliki kaitan antara satu aplikasi dengan aplikasi lainnya. Sehingga, mempermudah aktivitas perkuliahan, baik yang dilaksanakan oleh mahasiswa maupun sivitas akademika Unja.

Baca juga: Nadiem dorong proyek unggulan Unja diimplementasikan dalam MBKM

Baca juga: SNA di Unja diharapkan lahirkan kontribusi konstitusi bangsa


Ketua LPTIK Unja Drs Jefri Marzal mengatakan salah satu aplikasi baru Unja, yakni aplikasi perencanaan dan keuangan dengan kegunaan memfasilitasi kegiatan di bidang perencanaan dan keuangan Universitas Jambi, merekam data serta kegiatan perencanaan dan keuangan dari awal hingga akhir dengan lebih teratur.

"Aplikasi perencanaan dan keuangan ini memudahkan untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kegiatan perencanaan dan laporan keuangan di Unja," kata Jefri Marzal.