Pontianak (ANTARA News) - Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Supadio Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Kamis, mengimbau masyarakat yang bermukim di sepanjang pinggir pantai agar tetap waspada terhadap ancaman angin puting beliung.

"Potensi angin puting beliung tetap ada, mengingat cuaca buruk berupa awan tebal yang sejak sepekan terakhir dan kedepannya masih sangat berpotensi," kata Prakirawan Cuaca BMG Supadio Pontianak, Toni Kurniawan.

Adapun kawasan pesisir pantai Kalbar yang berpotensi terjadi angin puting beliung, yakni Kota Pontianak, Sambas, Kota Singkawang, Bengkayang dan Sanggau.

"Kawasan-kawasan itu juga saat ini sedang terendam banjir dengan ketinggian bervariasi, meskipun sudah mulai surut," ujarnya.

Seperti di Kota Pontianak yang dalam beberapa pekan terakhir mengalami pasang air luat atau banjir rob, akibat meluapnya air laut dan sungai.

Sebelumnya, Prakirawan BMKG Balai Besar Wilayah II Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak Prada Wellyantama mengimbau, warga Kota Pontianak dan sekitarnya untuk mewaspadai ancaman adanya angin puting beliung yang terjadi saat cuaca buruk dalam beberapa hari ini.

Ia menyatakan, cuaca di Kalbar dalam beberapa hari ini berpotensi besar memunculkan angin puting beliung.

"Karena cuaca buruk biasanya ada angin besar yang berpusar dan ada perbedaan tekanan yang cukup besar antara belahan bumi utara dengan selatan," ujarnya.

Karena itu beberapa daerah di pesisir dan pantai wilayah perairan diingatkan untuk waspada. Intensitas curah hujan akan mencapai 400 milimeter.

"Kejadian tersebut akan menyebabkan gelombang mencapai tujuh meter. Warga maupun nelayan hendaknya untuk waspada terhadap cuaca seperti ini karena akan sangat berbahaya," kata Prada.

(A057/B008)