Semarang (ANTARA News) - Satu-satunya tunggal putra Indonesia yang masih tersisa, Simon Santoso, akhirnya gagal melangkah ke babak semifinal kejuaraan bulu tangkis Victor Korea Open Superseries Premier di Seuol, Korea Selatan.

Berdasarkan laman tournamentsoftware, Jumat, disebutkan Simon yang diunggulkan ditempat kedelapan akhirnya dikalahkan tunggal putra China Du Pengyu dengan dua set langsung 16-21 dan 19-21 dalam waktu 52 menit.

Dengan kekalahan ini maka skor pertemuan kedua pemain tersebut menjadi 2-1 untuk Du Pengyu. Sebelumnya Simon menang atas Pengyu di Proton Malaysia Open 2011 dengan tiga set 19-21, 21-6, dan 21-5.

Tetapi Pengyu berhasil membalasnya pada Kumpoo Macau Open 2011 dengan dua set langsung 21-17 dan 21-17, kemudian pada kejuaraan bulu tangkis berhadiah total 1 juta dolar Amerika Serikat (Victor Korea Open) ini Pengyu juga mengalahkan Simon dua set langsung 21-16 dan 21-19.

Pada kejuaraan serupa 2011, Simon Santoso juga hanya sampai babak perempat final setelah dikalahkan Peter Hoeg Gade dengan dua set langsung 21-17 dan 21-18.

"Kali ini saya kalah kuat karena kondisi fisiknya belum pulih 100 persen setelah sakit. Saya tidak mau menjadikan ini sebagai alasan tetapi kenyataannya memang ada pengaruhnya pada permainan tadi," kata Simon Santoso.

Simon Santoso seperti dikutip dari situs PB PBSI mengatakan, keadaan fisik seperti ini cukup mengganggu terutama saat adu "rally".

"Lawan memang bermain lebih baik dari saya, dia ulet sekali. Sebenarnya bola-bola lawan tidak terlalu berbahaya, pukulan stroke juga masih unggul saya. Tetapi fisik saya tidak mendukung sehingga tidak bisa fokus dan pukulan saya tidak akurat, sering mati sendiri," katanya.

Pada babak empat besar, Du Pengyu akan menantang unggulan pertama dari Malaysia, Lee Chong Wei yang sebelumnya menghentikan perlawanan tunggal putra Jepang, Kenichi Tago dengan dua set langsung 21-18 dan 21-17.

Sementara semifinal lainnya masih akan diperebutkan antara Lin Dan (China) melawan Jan O Jorgensen (Denmark) dan Sho Sasaki (Jepang) melawan Marc Zwieber (Jerman).

Pada nomor tunggal putri, unggulan keenam dari China Jiang Yanjiao melangkah ke semifinal setelah mengalahkan unggulan keempat dari India, Saina Nehwal dengan dua set langsung 21-17 dan 21-10 dalam waktu 36 menit.

Pada babak empat besar Jiang akan menghadapi pemenang antara unggulan pertama Wang Yihan (China) melawan Juliane Schenk (Jerman).

Sementara itu semifinali lainnya akan diisi unggulan kedua Wang Shixian (China) melawan pemain tuan rumah Bae Youn Joo.

Pada babak perempat final Wang Shixian menyingkirkan tunggal putri Singapura Gu Juan dengan dua set langsung 21-17 dan 21-13 dalam waktu 46 menit.

Kemudian Bae Youn Joo menyingkirkan tunggal putri China lainnya Li Xuerui dengan dua set langsung 21-18 dan 21-16 dalam waktu 45 menit.

(H015/F002)