Surabaya (ANTARA) - Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) berkomitmen untuk ikut membangun Jawa Timur dari berbagai sektor, terutama pada pemulihan perekonomian akibat pandemi COVID-19.

"Kami selalu mengedepankan prinsip, dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Nah, termasuk di Jawa Timur," ujar Ketua umum Badan Pengurus Pusat KKSS Muchlis Patahna dikonfirmasi dalam siaran pers yang diterima di Surabaya, Senin.

Ia dan sebagian warga Sulawesi Selatan yang tinggal di Surabaya dan sekitarnya pada Sabtu (28/5) malam menggelar silaturahim yang dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Inda Parawansa.

Baca juga: DPRD Sulsel minta Dinsos telusuri seribuan ASN terima PKH

"Itu momentum baik, bagaimana KKSS Jatim memberikan kontribusi terhadap seluruh aktivitas pembangunan di sini. Terima kasih pengurus di daerah, dan khususnya kepada Ibu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang juga penasihat KKSS Pusat atas perhatiannya," ucap dia.

Sementara itu, warga Sulawesi Selatan yang tinggal sekaligus menjadi salah seorang pejabat eselon II di Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menyatakan kesiapannya turut membantu serta membangun melalui berbagai program.

Terdekat, kata dia, direncanakan dilakukan pameran usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang melibatkan Sulawesi Selatan dan Jawa Timur untuk membantu sektor pemulihan ekonomi usai pandemi COVID-19.

"Oktober mendatang Hari Jadi Provinsi Jatim. Kami siap menggelar berbagai kegiatan dan program sebagai upaya keterlibatan membangun daerah," kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim tersebut.

Baca juga: Gubernur Jatim: Jangan ada yang gagal haji karena belum vaksin lengkap

Baca juga: Gubernur Jatim: Hardiknas momentum jaga komitmen cetak SDM unggul


Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada KKSS di provinsi setempat yang siap ikut serta dalam sektor pemulihan perekonomian.

"Nantinya warga Sulawesi Selatan yang tinggal di Jatim untuk ikut membangun, salah satu caranya dengan mengikuti misi dagang," kata orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.

Pada Juni 2022, ada kegiatan misi dagang di Sulawesi. "Nah, warga Sulsel yang tinggal di Jatim harus aktif terlibat dan Pak Aries (Kepala BPSDM) akan membantu mengkomunikasikan dengan tim," tambah Khofifah.