Kota Pekanbaru (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau Zainal Arifin, mengatakan saat ini tren kasus positif COVID-19 di Riau terus mengalami penurunan sedangkan rata-rata penambahan kasus harian positif di Riau hanya berkisar dua kasus.

"Sedangkan kasus aktif hingga saat ini tinggal 15 kasus. Sebagian besar juga sudah banyak yang dirawat di rumah. Hanya ada 4 pasien saja yang saat ini dirawat di rumah sakit," kata Zainal Arifin kepada wartawan, di Pekanbaru, Rabu.

Dia mengatakan, kekhawatiran lonjakan kasus usai Idul Fitri 2022 juga tidak terjadi, dan mudah-mudahan ini tanda-tanda Riau sudah mengarah ke endemi. Namun demikian Riau tetap memberlakukan rapid test.

Ia menyebutkan, hasil‎ rapid test yang disebar beberapa waktu lalu hasilnya juga menunjukkan semua negatif.

"Selain itu, cakupan vaksinasi di Riau juga cukup tinggi, bahkan untuk dosis 1 sudah mencapai angka 98,47 persen atau sebanyak 4.766.404 dosis," katanya.

Kemudian untuk dosis kedua tercatat sebesar 78,6 persen atau sebanyak 3.807.386 dosis, dan dosis ketiga atau booster baru mencapai 16,04 persen atau 776.335 dosis.

‎"Dengan cakupan vaksinasi yang sudah mencapai di angka 98,47 persen itu tercatat sudah tinggi semoga Raiu bisa segara berpindah dari pandemi ke endemi," katanya pula.
Baca juga: Satgas: Tidak ada penambahan kasus COVID-19 di Bangka dalam sepekan
Baca juga: Satu kasus baru positif COVID-19 muncul di Natuna-Kepulauan Riau