Jakarta (ANTARA News) - Pusat Investasi Pemerintah (PIP) akan memberikan pinjaman sebesar Rp7,5 triliun kepada PT PLN (Persero) untuk membiayai belanja modal (capital expenditure/capex) 2012.

"Pinjaman Rp7,5 triliun untuk PLN untuk keperluan belanja modal diberikan dengan suku bunga SBI terendah," kata Kepala PIP, Soritaon Siregar, di Jakarta, Senin.

Menurutnya, penandatangan pinjaman akan direalisasikan pada Selasa (13/12) dan angka waktu pinjaman diberikan selama 15 tahun.

"Masa `grace period` selama 5 tahun, setelah itu akan membayar pokok dan bunga," ujarnya.

Adapun pinjaman kepada perusahaan setrum milik negara itu akan ditarik minimal 40 persen atau sebesar Rp3 triliun pada 2011.

Pada tahun 2011 PLN menargetkan laba bersih sekitar Rp12 triliun, naik dibanding laba 2010 sekitar Rp10 triliun.

Sementara belanja modal (capex) 2012 ditargetkan mencapai Rp62,3 triliun.

(R017)