Jakarta (ANTARA) - Yayasan Puri Kauhan Ubud bersama Kasinoman Pura Ulundanu Batur (PUBD), Resort TWA Gunung Batur Bukit Payang, dan masyarakat melaksanakan penanaman pohon saat perayaan Tumpek Wariga di Alas Kekeran Bukit Payang, Bali, Sabtu.

Penanaman pohon itu merupakan rangkaian program Sastra Saraswati Sewana bertema "Toya Uriping Bhuwana, Usadhaning Sangaskara". Dalam acara tersebut, ada pohon Bodi dengan tinggi sekitar tiga meter ditanam di areal sentral yang sudah dijadikan alas kekeran.

Pohon Bodi merupakan salah satu pohon yang dihormati di daerah tersebut. Tak hanya itu, ada 10 ribu pohon yang sudah ditanam serangkaian program Puri Kauhan Ubud dengan tajuk "Tandur Taru Urip" sejak April.

Ketua Yayasan Puri Kauhan Ubud AAGN Ari Dwipayana dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu, mengatakan pemujaan terhadap Shang Hyang Sangkara, terutama untuk memuliakan tumbuh-tumbuhan itu berkenaan sebagai hari yang suci, yaitu Tumpek Wariga.

"Saya mengajak semua umat Hindu tidak hanya memuliakan tumbuh-tumbuhan, tapi juga menanam tanaman yang baru untuk menjadi sumber kehidupan bagi kita semua," kata Ari Dwipayana.

Sementara itu, Kepala Resort TWA Gunung Batur Bukit Payang I Wayan Sumertha menjelaskan kegiatan tersebut sejalan dengan pengelolaan sebuah kawasan, yaitu perlindungan, pengawetan, dan pemanfaatan. Penanaman pohon juga merupakan suatu bentuk perlindungan dan pemeliharaan sebuah kawasan.

"Semoga dengan kegiatan ini harapan dan doa kita terwujud, sehingga menjadi suatu kekuatan kita untuk melakukan kegiatan pengelolaan di kawasan lainnya," ujarnya.

Baca juga: Yayasan Puri Kauhan Ubud dan KAGAMA bersih-bersih sumber air desa adat
Baca juga: Yayasan Puri Kauhan Ubud bersihkan sampah area Danau Batur jelang G20