Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Ikatan Motor Indonesia (IMI) pusat menyatakan, berdasarkan hasil Track Inspection atau semacam Homoglasi, Sirkuit Motor Cross 459 Lantan, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah memenuhi standar untuk sebuah sirkuit berskala nasional dan Asia bahkan untuk MXGP sekalipun.

"Sirkuit ini layak untuk menyelenggarakan event tingkat nasional dan Asia," kata Tim Track Inspection IMI Pusat Sutejo dalam kegiatan Meet and Greet Road To Lantan 459 di Pendopo Bupati Lombok Tengah, Minggu.

Pihak penyelenggara telah mengajukan track inspection berapa hari lalu, sehingga atas pengajuan itu sudah turun untuk mengecek kondisi sirkuit. "Dari lebar track berapa titik amannya, pas ujicoba kemarin hanya segelintir pembalap pemula jatuh berarti aman dan layak," katanya.

Untuk menentukan kelayakan, selain kondisi track, fasilitas pendukung seperti Rumah Sakit, akses jalan masuk, jalur evakuasi juga sangat menentukan.

"Jarak untuk akses masuk, tinggi table topnya berapa, jarak rumah sakit berapa kilo, itu juga kita diperhitungkan dan dari semua itu, catatan kita sangat layak" jelasnya.

"Jadwal penyelenggaraan resmi kata dia dikeluarkan oleh IMI dan mulai jam 08.00 wita Minggu pagi ada free fractis, penyisihan dan final di Senin," katanya.

Dia menambahkan Sirkuit Motor Cross ini harus dijadikan sebagai sarana untuk mencari bibit atau talenta muda sebagai croser handal yang mampu berbicara di level nasional bahkan Internasional.

"Kita juga berpikir bagaimana atlet kita bisa berlaga di PON, ini bisa kita jadikan tempat untuk persiapan PON" sekaligus sebagai sport center untuk akomodir Pembalap pembalap lokal.

Widia Wibowo, anggota Komisi Ajang Internasional IMI Pusat mengatakan sebanyak 64 orang pembalap sudah mendaftar diri di louncing sekaligus lomba motor cross. 11 diantaranya berasal dari luar negeri seperti Prancis, Italia, Rusia dan lainnya.

Widia mengaku bangga dan salut dengan Bupati Lombok Tengah yang mau turun langsung memantau pengerjaan pembangunan Sirkuit.

"Jarang jarang kita lihat Bupati turun langsung, biasanya hanya perintah saja, luar biasa, baru melihat sosok pemimpin seperti itu," katanya.

Bagi Widia tujuan utama pembangunan Sirkuit bukan sekedar balapan, namun untuk meningkatkan perekonomian masyarakat bagian Utara dimana di Selatan ada Sirkuit Motor GP Mandalika, di Utara ada motor cross sehingga keseimbangan pembangunan sangat dipikirkan oleh Bupati.

"Saya tadi lihat bagaimana para Pedagang sangat terbantu dengan adanya Sirkuit ini. Kedepannya penginapan, bengkel, toko motor, modifikasi motor juga pasti akan muncul sebab semua terkait. Semua ada dampaknya," katanya.


Baca juga: IMI luncurkan aplikasi Gaspol, perkuat jejaring antar-anggota
Baca juga: Ketua IMI apresiasi penyelenggaraan IIMS Hybrid 2022
Baca juga: Pertamina dan PP IMI gelar "street race" di BSD cegah balap liar