Nusa Dua, Bali (ANTARA News) - Para pemimpin negara ASEAN menandatangani Bali Concord III yang merupakan pernyataan bersama pemimpin 10 negara Asia Tenggara untuk mengambil peran dalam berbagai tantangan global yang kian meningkat.

Penandatanganan Bali Concord III yang disebut juga Deklarasi Bali itu dilakukan di Ruang Nusa Dua 5, Komplek Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) pada pukul 17.30 WITA.

Ke-10 kepala negara/pemerintahan anggota ASEAN, yaitu Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen, Sultan Hasanal Bolkiah dari Brunei Darussalam, PM Laos, Thongsing Thammavong, Presiden Myanmar, Thein Sein, dan PM Malaysia, Dato Sri Mohd Najib bin Tun Abdul Razak.


Juga Presiden Filipina, Benigno Aquino III, PM Singapura, Lee Hsien Loong, PM Thailand, Yingluck Shinawatra, PM Vietnam, Nguyen Tan Dun, dan Presiden Susilo Yudhoyono, selaku tuan rumah. Mereka semua menandatangani deklarasi yang menandai komitmen ASEAN untuk menjadi komunitas yang handal dalam pergaulan global bangsa-bangsa di dunia.

Deklarasi Bali memuat beberapa hal terkait tiga pilar utama ASEAN, yaitu politik-keamanan, ekonomi, dan sosial-budaya. Tiga pilar inilah yang akan menjadi visi baru ASEAN pada masa kini dan mendatang.

Dalam bidang politik-keamanan, Deklarasi Bali memuat beberapa hal, antara lain tentang penyelesaian konflik, pemberantasan kejahatan transnasional, perompakan, pemberantasan korupsi, dan pelucutan senjata nuklir.

Sedangkan dalam bidang ekonomi, deklarasi mengatur partisipasi ASEAN dalam perekonomian global, penguatan kapasitas ekonomi ASEAN, adopsi standar produksi dan distribusi komoditas ekonomi, perbaikan akses dan penarapan teknologi, peningkatan investasi agrikultur, dan diversifikasi energi.

Sementara itu, pilar sosial-budaya mencakup penanggulangan dan penanganan bencana alam, masalah perubahan iklim, kesehatan, pendidikan, dan kebudayaan.

Para pemimpin negara ASEAN juga menyaksikan penandatanganan dua dokumen yang dilakukan oleh para menteri.

Dua dokumen itu adalah Kesepakatan tentang Pembangunan Pusat Koordinasi ASEAN untuk Bantuan Kemanusiaan dalam Manajemen Bencana (AHA Center) yang ditandatangani oleh para menteri luar negeri ASEAN dan Deklarasi tentang Persatuan ASEAN dalam keragaman Budaya yang dilakukan oleh para menteri yang bertanggung jawab dalam bidang kebudayaan.

Selain itu juga dilakukan penandatanganan Protokol Kedua tentang Perubahan Kesepakatan Perdagangan Barang di Bawah Kerangka Kesepakatan tentang Kerja sama Ekonomi Komprehensif antara ASEAN dan Republik Korea. (*)