Seoul (ANTARA News) –Pembuat mobil terbesar ketiga Jepang, Honda, mempertimbangkan rencana untuk mengirim produk yang mereka buat di Amerika Serikat ke Korea selatan. Hal itu dilakukan untuk mengimbangi penguatan mata uang Yendan ketidakpastian pasar lainnya.

Ketua Eksekutif Honda, Takanobu Ito mengatakan kepada para wartawan, Rabu waktu setempat, Honda akan memanfaatkan pabriknya di AS dan berbagai negara lain untuk mempertahankan pasar yang “signifikan” di Korea Selatan.

Perusahaan itu juga berencana untuk memangkas biaya produksi. Penguatan Yen sedikit banyak menyebabkan penurunan penjualan Honda di Korea Selatan sebanyak 44 persen dalam periode Januari-Oktober.

Kompetitor Honda dari Jepang, Toyota, sebelumnya juga merencanakan hal yang sama. Perusahaan otomotif terbesar di negara itu berencana untuk mengirim sedan Camry yang dibuat di Kentucky, Amerika Serikat ke
Korea Selatan pada Januari.

Ketua Eksekutif Bisnis Toyota di Korea Selatan, Tommy H. Nakabayashi mengatakan pada minggu lalu bahwa selain Camry, Toyota juga akan mengirim mobil keluarga berukuran kecil tersebut dari pabrik Eropa.

Penjualan mobil buatan Jepang di Korea Selatan secara keseluruhan turun 21 persen pada Januari-Oktober 2011 dibanding tahun sebelumnya. Kendaraan buatan Jerman naik 36 persen dan dari AS juga meningkat 8,2 persen pada periode yang sama.
(SDP-14)