Manado (ANTARA) - Kepala Polda Sulawesi Utara, Inspektur Jenderal Polisi Mulytano, mengatakan, mewujudkan situasi aman dan nyaman serta bebas dari penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat dalam perayaan Idul Fitri 1443 H tahun 2022, merupakan tugas yang harus dilakukan secara ekstra oleh pihak kepolisian sebagai aparat negara.

“Tantangan tugas kita sekarang ini tidak hanya terfokus kepada gangguan Kamtibmas terkait mudik, ibadah, dan perayaan Idul Fitri 1443 H. Namun juga tetap melakukan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 dan percepatan vaksinasi,” kata dia, di Manado, Kamis.

Ia mengatakan untuk menjawab tantangan tugas itu, maka dalam pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Samrat 2022 membutuhkan kerjasama yang solid dengan berbagai instansi serta elemen masyarakat.

Baca juga: BNI Manado siagakan ratusan ATM layani nasabah libur Lebaran

“Lakukan koordinasi dengan instansi terkait, baik dalam melakukan pengaturan lalu lintas, pengamanan lokasi dan kegiatan, serta pelayanan vaksinasi di Posyan, Pospam, dan Pos Terpadu,” katanya.

Menurut dia, menjelang perayaan Idul Fitri 1443 H memberikan dampak tersendiri terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat, di antaranya meningkatnya mobilitas masyarakat baik di bidang perdagangan, transportasi, dan pembangunan serta pelayanan jasa.

Baca juga: Bandara Samrat dukung kebijakan larangan mudik Lebaran 2021

Hal itu tentu dapat menjadi peluang bahkan kesempatan bagi para pelaku kriminal untuk melakukan aksi-aksinya seperti penimbunan bahan pokok minyak goreng, penyalahgunaan BBM bersubsidi, meningkatnya angka kecelakaan serta meningkatnya penyebaran Covid-19. "Oleh karena itu, sekali lagi, mari kita bekerja ekstra demi mencegah terjadinya berbagai gangguan,” katanya.

Baca juga: BNI Manado siapkan uang tunai Rp1,5 triliun untuk Lebaran 2021

Ia juga mengingatkan, hal lain yang perlu mendapat perhatian adalah situasi iklim saat ini pada musim pancaroba, yang juga berpotensi menimbulkan terjadinya bencana alam banjir, tanah longsor, gelombang tinggi, dan lainnya. "Berharap, Latpraops ini dapat memberikan manfaat dalam pelaksanaan tugas Polri untuk mengamankan perayaan Idul Fitri 1443 H,"katanya.

Ia mengingatkan para peserta agar mengikuti Latpraops dengan sebaik-baiknya, kemudian laksanakan tugas operasi secara profesional, proporsional, menjunjung tinggi HAM, hindari arogansi, serta tetap mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga: 1.327 kendaraan arus balik di tol Manado-Bitung

Hadir pada pembukaan Latpraops tersebut yakni sejumlah pejabat utama Polda Sulut dan diikuti para Kabagops, Kasatlantas, dan Kasatsamapta jajaran. Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Samrat 2022 akan dilaksanakan selama 12 hari, mulai 28 April hingga 9 Mei 2022.