Jakarta (ANTARA) - Forum Ijtima Ulama dan Pemuda Islam Provinsi Jawa Timur mendeklarasikan dukungan kepada Sandiaga Uno sebagai calon presiden (Capres) pada Pemilu 2024 mendatang.

“Kami minta kepada Pak Sandiaga untuk mencalonkan diri sebagai presiden. Melalui tangan Pak Sandiaga kami percaya Indonesia akan lebih maju,” kata pengasuh Majelis Taklim Burdah Alawiyah, Habib Hasan Bin Syekh Abu Bakar dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Habib Hasan menyatakan dukungan mengalir kepada Sandiaga lantaran sosoknya yang memiliki kedekatan dengan para pimpinan pondok pesantren (ponpes) yang ada di Jawa Timur.

“Kedekatan Sandiaga dengan para ulama dan pimpinan Ponpes di Jawa Timur tidak diragukan lagi. Bahkan, Sandiaga sering mengunjungi pesantren,” kata Habin Hasan.

Baca juga: Milenial Teman Sandi deklarasi Sandiaga Uno capres 2024 di Makassar

Baca juga: Relawan Kawan Sandi Sulsel mendeklarasikan Sandiaga Uno Capres 2024


Habib Hasan menilai Sandiaga tidak pernah melupakan pesantren dalam setiap program kerjanya. Salah satunya seperti program UMKM yang menyasar seluruh masyarakat termasuk para penghuni pesantren.

“Saya rasa melalui programnya, Sandiaga sangat mengayomi pesantren. Hal itu karena setiap programnya bisa menyasar pesantren,” kata Habib Hasan.

Dalam kegiatan itu, Sandiaga turut menyapa para ulama, habib, dan pemuda islam via daring. Sandiaga mengucapkan terima kasih atas berkumpulnya para ulama di Jawa Timur, meski tanpa dorongan siapa pun.

“Saya ucapkan terima kasih dan mohon maaf tidak bisa bersilaturahmi secara langsung. Semoga kebersamaan bisa tetap terjalin,” tutur Sandiaga.

Dia berharap dengan izin Allah, semoga pandemi bisa segera berakhir. Dia yakin bersama dengan para ulama semuanya kembali bangkit.

Sebelumnya, deklarasi serupa dilakukan di Jakarta pada Selasa (9/11/2021), Jawa Barat pada Rabu (15/12/2021), Sumatera Utara pada Rabu (5/1/2022), Lampung (2/2/2022), Sulawesi Selatan (22/2/2022).*

Baca juga: RKS deklarasikan Sandiaga Uno maju Capres 2024

Baca juga: MA tidak dapat menerima permohonan Prabowo-Sandi