Jakarta (ANTARA News) - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hadi Poernomo mengatakan akan segera memilih Wakil Ketua BPK menyusul kosongnya posisi orang nomor dua di lembaga itu sejak Juni 2011.

"Pemilihannya akan segera dilakukan, mudah-mudahan bisa dilakukan bulan ini (September)," kata Hadi kepada wartawan pada halal bi halal di BPK di Jakarta, Selasa.

Jabatan Wakil Ketua BPK kosong sejak Herman Widyananda yang menduduki posisi itu meninggal dunia pada 20 Juni 2011 lalu.

"Semua kandidat punya peluang yang sama, tidak ada yang diunggulkan secara khusus," kata Hadi.

Para kandidat itu adalah Moermahadi Soerja Djanegara, Taufiequrachman Ruki, Hasan Bisri, Ali Masykur Musa, Sapto Amal Damandari dan Rizal Djalil.

Sesuai dengan Pasal 15 ayat (2) UU Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan dan Peraturan BPK Nomor 1 Tahun 2009 tentang Tata Cara Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BPK, sembilan anggota BPK akan melakukan pemungutan suara secara bebas dan rahasia guna menentukan pimpinan BPK.

Jumlah anggota BPK saat ini hanya tujuh orang karena sebelumnya anggota Bidang VII BPK, T Muhammad Nurlif, nonaktif sejak September 2010.(*)

SDP-010