"Seniman ini jasanya sangat besar membangun karakter menciptakan kehidupan yang sukses. Sebab pembangunan itu tujuannya dua, bahagia dan sejahtera," kata Muhaimin dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu.
Menurut dia, dua indikator suksesnya pembangunan, yaitu kebahagiaan dan kesejahteraan. Orientasi pembangunan yang hanya diarahkan pada infrastruktur ia sebut belum menjadi indikator suksesnya pembangunan jika kebahagiaan masyarakat belum terakomodir.
"Salah satu indikator suksesnya pembangunan adalah kebahagiaan dan kesejahteraan. Dan kalau sudah ngomong kebahagiaan itu cuma ada dua, seni dan agama," kata Muhaimin.
Baca juga: DPR akan kawal usulan cukai rokok untuk pembiayaan kesehatan
Menurut dia, agama dan seni adalah dua kekuatan yang paling berjasa besar melahirkan kebahagiaan dan turut berkontribusi dalam menyukseskan pembangunan.
Kesejahteraan di Indonesia hanya bisa tercapai apabila ulama dan seniman semua bergerak untuk mendorong dan memberikan motivasi kuat bagi masyarakat.
Di masa Orde Lama di bawah kepemimpinan Soekarno politik dijadikan panglima pembangunan dan penyatuan bangsa. Kemudian era Orde Baru di bawah kepemimpinan Soeharto panglima pembangunan berubah menjadi ekonomi.
"Tapi sekarang budaya adalah panglima, karena sebetulnya politik dan ekonomi tidak boleh dipilah-pilah. Jadi Indonesia akan maju apabila kebudayaan menjadi panglima pembangunannya," kata Muhaimin.
Sementara itu, seniman senior sekaligus pemilik PadSKI, Syakirun atau lebih terkenal dengan nama panggung Kirun mengakui bahwa kepedulian Muhaimin pada dunia seni dan budaya sangat luar biasa.
Dalam kesempatan itu turut hadir Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Anggota DPR RI Fraksi PKB Muhtarom, Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Anik Maslachah, dan Anggota DPRD Jatim Aisyah Lilia Agustina.