Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan menggelar Festival Sungai Sekanak Lambidaro selama dua hari pada 5 - 6 Februari 2022 untuk mengawali peluncuran kawasan wisata baru di pusat kota itu.

Dalam festival tersebut masyarakat bisa menikmati aneka kuliner khas daerah di 30 gerai usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), bermain perahu menyusuri sungai, menikmati aneka hiburan dan permainan rakyat, kata Sekda Palembang Ratu Dewa di Palembang, Sabtu, sebelum acara pembukaan festival.

Bagi masyarakat yang tidak memiliki acara pada libur akhir pekan ini, bisa memanfaatkan liburannya bersama keluarga dan teman-teman datang ke lokasi festival di Sungai Sekanak Lambidaro kawasan rumah susun 26 Ilir Palembang.

Sebagai upaya pelestarian lingkungan, dalam kegiatan festival itu dilakukan penaburan benih ikan di Sungai Sekanak Lambidaro dan penanaman pohon pelindung di sekitar daerah aliran sungai, katanya.

Baca juga: Gubernur dan Wali Kota ikut bersihkan Sungai Sekanak-Lambidaro

Baca juga: Kementerian PUPR restorasi Sungai Sekanak Lambidaro, selesai tahun ini


Dia menjelaskan, setelah restorasi Sungai Sekanak Lambidaro, mengubah kawasan rumah susun 26 Ilir yang selama ini dikenal kumuh menjadi kawasan yang tertata rapi, bersih, dan indah.

Kondisi yang baik tersebut diharapkan bisa dipelihara bersama oleh semua pihak dan lapisan masyarakat dengan tidak merusak bangunan yang ada dan tidak membuang sampah ke sungai.

Kawasan sungai tersebut diharapkan bisa menjadi objek wisata unggulan baru yang dapat menarik banyak wisatawan lokal dan mancanegara berkunjung ke Bumi Sriwijaya ini, kata Sekda.

Sementara salah seorang politikus muda dari Partai Gerindra Normansyah Harobin mengharapkan kepada Pemkot Palembang serius mengelola objek wisata baru tersebut.

Jangan sampai sungai yang telah direstorasi dengan dana miliaran rupiah itu kembali mengalami pendangkalan dan dipenuhi sampah serta kawasan rumah susun sekitarnya menjadi kumuh lagi.

Jika dikelola secara serius Sungai Sekanak Lambidaro bisa menjadi objek wisata unggulan atau sebagai destinasi utama dan mewujudkan Palembang sebagai Venesia dari timur, kata anggota DPRD Palembang itu.

Baca juga: Restorasi sungai ala Venesia dari timur

Baca juga: Restorasi Sungai Sekanak-Lambidaro butuh Rp254 miliar