Banda Aceh (ANTARA) - PT Bank Syariah Indonesia Tbk menyatakan terus berupaya mendorong peningkatan ekonomi petani di Provinsi Aceh melalui stimulus pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR). “Insya Allah kita siap memberikan perhatian lebih besar lagi untuk sektor pertanian dan sektor lainnya (dengan KUR),” kata Komisaris Independen BSI M. Arief Rosyid Hasan yang didampingi Deputi III Kepala Staf Kepresidenan RI Panutan S Sulendrakusuma, di Sabang, Kamis.

Arief menjelaskan BSI satu-satunya bank syariah yang mendapat kepercayaan untuk menyalurkan program stimulus pertumbuhan ekonomi dari pemerintah tersebut di Provinsi Aceh.

Kehadiran bank syariah terbesar di Tanah Air itu diharapkan memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan seluruh sektor ekonomi, khususnya di bidang pertanian. Sehingga ke depan BSI mampu mengurangi kesenjangan sosial serta menghadirkan kemaslahatan yang lebih besar untuk umat.

Ia pun bersyukur pihaknya mendapat kepercayaan lebih dalam penyaluran stimulus ekonomi tersebut, karena target penyaluran KUR di Provinsi Aceh tahun 2022 sebesar Rp2,4 triliun naik dari tahun lalu yang hanya Rp1,4 triliun.

“Alhamdulillah pada 2021, kita berhasil menyalurkan Rp1,6 triliun dari target yang diberikan Rp1,4 triliun,” katanya.

BSI mencatat dari Rp1,6 triliun KUR yang disalurkan di Provinsi Aceh, kucuran dana untuk sektor pertanian pada 2021 mencapai Rp413,48 miliar.

Deputi III Kepala Staf Kepresidenan RI Panutan S. Sulendrakusuma menilai penyaluran KUR di Aceh sudah tepat sasaran dan tidak ada kendala yang berarti dalam pendistribusian di lapangan.

Ia berharap KUR yang dialokasikan untuk Aceh pada tahun 2022 dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendorong pertumbuhan usaha khususnya di segmen mikro.

KUR diharapkan mampu menjadi salah satu stimulus terpenting dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat, sehingga para pelaku usaha terus tumbuh dan bangkit di masa mendatang,” katanya.

Pihaknya sangat yakin dan optimistis penyaluran KUR di Provinsi Aceh berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan sehingga kehadirannya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Panutan menambahkan bahwa kunjungan tim KSP ke Kota Sabang untuk melihat langsung penyaluran KUR di sana.

“Kami ingin melihat langsung penyalurannya dan apakah ada kendala, sebab di Aceh merupakan daerah khusus pasca konversi berdasarkan dengan Qanun Lembaga Keuangan Syariah,” katanya.
Baca juga: BSI luncurkan UMKM Center di Aceh
Baca juga: BSI akan berkontribusi untuk pembangunan ekonomi syariah di Aceh