Jakarta (ANTARA) - Eunhyuk dari grup idola K-pop Super Junior pada Kamis (20/1) diumumkan terdiagnosis COVID-19 berdasarkan hasil tes PCR yang dia jalani.

Pihak Label SJ menyatakan, sebelumnya sang penyanyi melakukan tes antigen untuk alasan pencegahan. Hasil tes menunjukkan dia mungkin memiliki COVID-19, sehingga segera mendapatkan tes PCR lanjutan dan hasilnya juga positif.

"Eunhyuk menyelesaikan dosis ketiga vaksin COVID-19 pada Desember, jadi dia saat ini hanya memiliki gejala yang sangat ringan," kata pihak Label SJ seperti dikutip dari Soompi, Jumat.

Pihak perusahaan menyatakan, semua kegiatan terjadwal Eunhyuk akhirnya ditunda. Eunhyuk pun diminta beristirahat dengan aman sambil mengikuti arahan dari otoritas pengendalian penyakit.

"Kami telah mengkonfirmasi Eunhyuk tidak memiliki kontak dekat baru-baru ini dengan anggota Super Junior lainnya. Untuk berjaga-jaga, bagaimanapun, semua anggota dan staf terkait mereka sedang diuji," kata pihak Label SJ.

Eunhyuk baru-baru ini melakukan syuting sebagai tamu di acara “Running Man". Semua anggota acara itu pun menjalani pengujian COVID-19.


Baca juga: Super Junior D&E luncurkan lagu "Need U"

Baca juga: Eunhyuk Super Junior penuh mimpi lewat "Be"

Baca juga: Eunhyuk Super Junior akan debut sebagai produser musik