Depok (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Depok, Jawa Barat, menyatakan siap menghadapi lonjakan kasus COVID-19 antara lain dengan meningkatkan 3 T yaitu testing, pelacakan dan penanganan kasus.

"Kami terus melakukan peningkatan testing, tracing dan treatment (3T), termasuk di sekolah-sekolah," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Mary Liziawati di Depok, Jawa Barat, Rabu.

Saat ini Dinkes Depok, katanya, juga gencar mengingatkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Baca juga: Empat warga Depok yang terserang Omicron sudah sembuh

“Kami juga sampaikan kepada sejumlah rumah sakit untuk bersiaga dan menyiapkan tempat karantina atau isolasi," katanya.

Sementara itu Kepala Dinkes Provinsi Jabar, R. Nina Susana Dewi mengatakan beberapa hari terakhir terjadi lonjakan kasus di Jabar. Untuk kasus tertinggi berada di Kota Depok.

Baca juga: Empat warga Depok positif Omicron, Wali Kota: Harus tetap waspada

“Kami sengaja datang untuk memastikan kesiapan Depok dalam menghadapi lonjakan kasus,” ujarnya.

Menurut Nina, saat ini Depok sudah sangat siap menghadapi lonjakan kasus COVID-19. Dengan berbagai strategi yang dilakukan, Dinkes Jabar juga akan siap mengawal upaya yang dilakukan tersebut.

Baca juga: Wali Kota sebut empat warga Tangerang positif COVID-19 varian Omicron

“Koordinasi akan terus kami lakukan dan turut membantu pengawalan untuk di Kota Depok,” ujarnya.

Pejabat Dinas Kesehatan Provinsi Jabar mengunjungi Kota Depok pada Rabu, guna berkoordinasi terkait kesiapan daerah dalam menghadapi lonjakan kasus COVID-19 termasuk varian baru Omicron.

Baca juga: Kasus harian COVID-19 RI tambah 1.745, DKI laporkan kasus terbanyak