Jakarta (ANTARA) - Paula Badosa akan menuju Australian Open dengan percaya diri tinggi setelah mengalahkan juara French Open Barbora Krejcikova 6-3, 4-6, 7-6(4) pada final Sydney Tennis Classic, Sabtu.

Petenis peringkat sembilan dunia Badosa, yang juga mengalahkan Krejcikova dalam perjalanannya menuju gelar Indian Wells tahun lalu, memastikan kemenangan dalam dua jam dan 22 menit.

Petenis Spanyol itu melontarkan 12 ace sebelum meraih gelar tunggal ketiga dalam karirnya.

Kedua pemain mematahkan servis di awal pertandingan sebelum Badosa memenangi tiga gim beruntun untuk merebut set pembuka 6-3.

Baca juga: Badosa maju ke semifinal WTA Finals, Sabalenka pupuskan asa Swiatek

Krejcikova berusaha keras pada awal set kedua untuk mematahkan servis lawannya namun tidak mampu mempertahankan keunggulannya saat Badosa menyamakan kedudukan 3-3.

Petenis Ceko itu bertahan dan memperoleh break pada gim kesembilan, terus mementahkan keunggulan Badosa dan membawa pertandingan menuju set penentuan.

Kedua pemain sekali lagi saling mematahkan servis di awal set ketiga, namun tidak satu pun yang mampu membangun keunggulan yang aman dan dibutuhkan tie-break.

Badosa lah yang meningkatkan permainannya saat dibutuhkan, mendapat keuntungan dari forehand yang gagal dari Krejcikova untuk mengkonversi match poin keduanya.

"Kami berdua mencapai limit hari ini, sehingga tidak mudah untuk kalah dalam pertandingan seperti ini," kata Badosa seperti dikutip Reuters. "Suatu kehormatan melihat Barbora tumbuh sebagai pemain dan bermain melawan dia."

Kedua pemain akan kembali beraksi pada Senin, dengan Badosa menghadapi harapan tuan rumah Ajla Tomljanovic pada putaran pertama Australian Open, sementara Krejcikova akan bertemu petenis Jerman Andrea Petkovic.

Baca juga: Aryna Sabalenka bidik gelar Grand Slam perdana
Baca juga: Osaka atasi rasa gugup untuk raih kemenangan pertama di Melbourne
Baca juga: Penonton Australian Open dibatasi 50 persen karena COVID-19