Purbalingga (ANTARA) - Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi optimistis wilayah ini akan masuk dalam kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 pada awal tahun 2022 mendatang.

"Kami berharap bisa menyongsong tahun baru 2022 dengan optimisme yang kuat di mana Purbalingga bisa masuk PPKM level 1, hal ini tentunya dengan dukungan semua pihak," katanya di Purbalingga, Jawa Tengah, Selasa.

Bupati menambahkan, jika Purbalingga sudah masuk dalam kategori PPKM level 1 maka diharapkan upaya pemulihan ekonomi di wilayah ini akan berjalan makin optimal.

"Jika nanti status PPKM sudah level 1, Maka kami optimistis upaya pemulihan ekonomi bisa berjalan dengan lebih baik lagi dan aktivitas perekonomian bisa makin menggeliat lagi," katanya.

Baca juga: Pemkab Purbalingga pastikan penerapan prokes di objek wisata

Baca juga: Bupati Purbalingga: Perkuat penerapan prokes di semua lini


Bupati mengatakan pihaknya terus mempersiapkan sejumlah persyaratan agar Purbalingga bisa masuk dalam kategori PPKM level 1.

"Persyaratannya adalah capaian total vaksinasi dosis pertama minimal sebesar 70 persen dan capaian vaksinasi dosis pertama lanjut usia di atas 60 tahun minimal sebesar 60 persen," katanya.

Pada saat ini, kata dia, capaian vaksinasi COVID-19 di wilayah Purbalingga telah melampaui 70 persen sehingga pihaknya optimistis Kabupaten Purbalingga bisa segera memasuki kategori PPKM level 1.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah menginformasikan bahwa capaian vaksinasi COVID-19 di wilayah setempat hingga hari ini tercatat sebesar 73,38 persen dari target sasaran.

Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga dr. Jusi Febrianto mengatakan bahwa sebanyak 571.341 warga di daerah setempat sudah disuntik vaksin COVID-19 dosis pertama sejak pelaksanaan vaksinasi massal dimulai. Jumlah tersebut berarti 73,38 persen dari target 778.743 sasaran vaksinasi di wilayah ini.

Sementara itu, berdasarkan data terbaru juga diketahui bahwa cakupan vaksinasi bagi kelompok lansia di wilayah setempat juga terus mengalami peningkatan.

"Total vaksinasi bagi lansia hingga hari ini 64.064 atau telah mencapai 64,78 persen dari target 98.887 sasaran lansia di wilayah ini," katanya.

Dia mengatakan capaian vaksinasi terus meningkat secara signifikan menyusul upaya percepatan vaksinasi yang dilakukan Pemkab Purbalingga bersama seluruh instansi terkait.

"Menjelang akhir tahun ini program vaksinasi terus dipercepat melalui sejumlah upaya strategis seperti vaksinasi massal hingga vaksinasi jemput bola," katanya.

Baca juga: Capaian vaksinasi di Purbalingga sudah 71,51 persen

Baca juga: Penambahan kasus aktif COVID-19 di Purbalingga nihil dua hari terakhir