London (ANTARA News) - Gugun Blues Shelter menggebrak panggung musik Imperial Collage London, Jumat malam, yang menjadi konser pemanasan sebelum tampil sebagai band pembuka band terkenal Bon Jovi di gedung universitas ternama di pusat kota London itu.

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) London yang khusus menggelar acara konser bersama dengan Indonesian Student Band itu. Gugun Blues Shelter tampil memukau sekitar 100 pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di berbagai universitas di London.

Kelompok beranggotakan Mohammad Gunawan (Gugun) pada vokal dan gitar, John Armstrong (Jono) pada bas dan drummer Aditya Wibowo (Bowie), kepada ANTARA, mengaku bangga terpilih menjadi band pembuka Bon Jovi dalam konser 40 tahun Hard Rock Cafe.

Aditya Wibowo mengatakan Gugun Blues Shalter adalah satu satunya band Asia yang tampil di panggung konser yang digelar di lapangan ternama di kota London untuk pertama kalinya.

Dia mengakui mereka awalnya iseng mengikuti kompetisi Hard Rock Battle of the Band dalam peringatan hari jadi yang ke-40 Hard Rock Cafe. Apalagi, mereka harus bersaing dengan band-band dari 68 negara untuk bisa tampil di Hyde Park.

Gugun Blues Shelter berhasil masuk 40 besar dunia dan menempati regional dua. Untuk lolos ke London, mereka harus bersaing dengan sembilan band dari Buenos Aires, Malaysia, Singapura, dan Meksiko.

Saat ini, band-band terpilih dari seluruh dunia dibagi ke dalam empat regional dan para dari keempat regional akan tampil di festival musik Hard Rock Calling 2011 di Hyde Park London pada 24-26 Juni 2011.

Menurut Bowie, satu band yang berhasil menjadi pemenang akan ditempatkan di panggung utama untuk menjadi pembuka konser Bon Jovi, sedangkan tiga band lainnya akan tampil di panggung kedua.

"Kami beruntung terpilih menjadi pemenang dan akan menjadi band pembuka dalam konser Bon Jovi," ujar Gugun.

Sementara itu, Jono mengakui bangga bisa sepanggung dengan Bon Jovi. "Kalau saya tidak bergabung bersama Gugun dan Bowie belum tentu saya bisa tampil di panggung Hyde Park," ujar pria Inggris beristrikan wanita Aceh itu.

Bowie mengakui pemampilan merekadi Hyde Park membawa nama Indonesia, apalagi Jono nanti akan mengenakan busana ala Bung Karno.

Mereka mengeluhkan kurang didukung pemerintah, khususnya Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.

"Padahal kan kami juga membawa misi kebudayaan, meskipun bukan budaya tradisional seperti tari tarian tapi paling tidak penggemar musik di dunia tahu bahwa Indonesia juga punya kelompok musik yang berkualitas, ujar Bowie.

Gugun Blues Shelter pernah tampil dalam festival musik "Colne Blues Festival" dan "Belfast Big River Jazz & Blues Festival" pada 2008 dalam "UK Tour"-nya bulan Agustus dan pada Januari 2009 tampil dalam "Skegness Blues Festival".

Trio blues ini mengusung musik rock, funk dan soul yang diolah menjadi musik khas grup ini yang telah merilis album terakhir "Gugun Blues Shelte" yang banyak dipengaruhi musisis dunia, terutama Jimi Hendrix, Stevie Ray Vaughn, Bette Davies serta Led Zeppelin

Di Imperial Collage London, Gugun Blues Shalter membawakan 15 lagu di antaranya Shuffira, Women, On the run, Give your love, Emptiness, Good things bad things, When I see you again dan White Dog, termasuk album terbarunya When I See You Again sebagai single pertama yang terpilih sebagai Favourite Blues Song pada Indonesian Cutting Edge Music Awards 2010 (ICEMA 2010) dan salah satu Best Local Album 2010 dari majalah TRAX.

Atase pendidikan KBRI London, TA Fauzi Soelaiman mengakui penampilan cantik Gugun Blues Shatle sehingga mampu menggoyang penonton.

"Tidak heran mereka memenangkan award dan akan tampil di acara Bon Jovi," ujarnya.(*)


ZG/A041