Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Bupati Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, H Lalu Pathul Bahri mengatakan ajang Wolrd Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika yang telah digelar
akan dijadikan sebagai pengalaman pada ajang MotoGP 2022 karena masih ada kekurangan yang perlu diperbaiki.

"Kerja keras, inovasi dan kreativitas sangat dibutuhkan untuk menapaki agenda strategis yang telah hadir di depan mata," katanya saat acara peringatan Hari Ulang Tahun NTB ke 63 tahun 2021 di Praya, Jumat.

Ia mengatakan, di sisi lain ajang Indemitsu Asian Talent Cup (ATC) dan WSBK telah banyak membawa pengalaman dan pelajaran berharga untuk semua. Seperti pelaku usaha jasa transportasi maupun hotel dan restoran menikmati kenaikan pendapatan yang signifikan.

"Dari PHRI melaporkan rata-rata kamar hotel terisi 100 persen," katanya.

Selain itu, ajang WSBK itu juga bisa menciptakan peluang emas bagi Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Ada banyak UMKM yang telibat dan menikmati manfaat finansial secara langsung dalam perhelatan ini.

"Perputaran uang di WSBK itu juga mengalami lonjakan yang mengembirakan dan ini bisa menambah pendapatan daerah," katanya.

Kondisi itu, kata dia, termasuk warga dari enam desa penyangga Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika untuk terlibat dalam WSBK. Capaian itu sungguh membuat kita mulai bisa tersenyum, karena masi ada pekerjaan rumah dan agenda besar yang menunggu.

"Agenda besar itu akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya.

Ia mengatakan, Sirkuit Mandalika akan menggelar MotoGP di Tahun 2022 dan menjadi tantangan yang lebih kompleks dengan tingkat persiapan yang lebih serius.

"NTB akan menjadi sorotan Internasional, sehingga mari kita sukseskan ajang MotoGP 2022 itu," demikian Lalu Pathul Bahri.

Baca juga: NTB kolaborasi siapkan SDM kompeten dukung MotoGP

Baca juga: Kapolda NTB terima catatan pengamanan ATC dan WSBK dari Dorna Sports

Baca juga: NTB mulai persiapkan MotoGP Mandalika

Baca juga: Puji Sirkuit Mandalika, Bendsneyder tak sabar membalap di Indonesia