Jayapura (ANTARA) - Jenazah Denis Yonas Trangen siswa Sekolah Calon Bintara Sekolah Polisi Negara (SPN) Jambi yang meninggal dalam kecelakaan lalu lintas di Kota Jambi, Selasa (7/12), akan diterbangkan dan dimakamkan di kampung halamannya di Biak, Papua.

Kecelakaan lalu lintas di Jambi, selain menewaskan Denis juga menyebabkan sembilan siswa SPN asal Polda Papua mengalami luka-luka.

Wakapolda Papua Brigjen Pol Rudi Eko Sudarto di Jayapura, Selasa, menyatakan duka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya ananda Denis.

Baca juga: Jasa Raharja cepat tanggapi kecelakaan bus angkut siswa SPN di Jambi

"Polda Papua dan jajaran menyatakan duka cita dan jenazah almarhum akan segera dikirim ke kampung halaman di Biak, " kata Brigjen Pol Eko, seraya menambahkan dari laporan yang diterima kecelakaan yang terjadi Selasa (7/12) itu menyebabkan sejumlah siswa SPN Jambi terluka dan meninggal.

Siswa yang mengalami luka-luka saat ini menjalani perawatan di RS Bhayangkara Jambi.

"Mudah-mudahan para siswa segera sembuh dan menyelesaikan pendidikannya yang dijadwalkan berakhir tanggal 22 Desember 2021," kata Wakapolda Papua.

Baca juga: Bus SPN Polda Jambi tabrakan dengan truk tewaskan satu siswa

Almarhum Denis Yonas Trangen merupakan siswa rekrutmen dari Polres Mimika dan tergabung dalam 2.000 Bintara Noken yang dikirim Polda Papua dan menjalani pendidikan di 18 SPN di seluruh Indonesia termasuk SPN Jambi.

Tercatat 100 siswa asal Polda Papua yang direkrut melalui Program Bintara Noken dididik di SPN Jambi.

Baca juga: Polda Papua dalami dugaan dana desa digunakan KKB di Yahukimo

Baca juga: Polisi mengungkap sederet kejahatan Demius Magayang pentolan KKB