Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menjalin komunikasi dengan organisasi agama, yakni dengan mengunjungi Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta, Senin.

Dudung menyampaikan kunjungan itu merupakan rangkaian kegiatan silaturahmi dengan organisasi-organisasi keagamaan di tanah air dan para tokoh-tokoh agama.

Kunjungan Kasad ke Kantor PBNU diterima langsung oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, serta jajaran pimpinan organisasi, yaitu Marsudi Suhud dan Robikin Emhas.

Selain itu, Kasad juga bertemu dengan Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini, para wakil sekjen Andi Najmi Fuadi, Sultonul Huda, dan Ulil Abshar Hadrawi.

Baca juga: Kasad kunjungi Kasal dan Kasau untuk tingkatkan soliditas TNI

Dalam pertemuan dengan pimpinan PBNU, Dudung sebagaimana dikutip dari siaran tertulis Dinas Penerangan TNI AD, menyampaikan kuatnya silaturahmi antara TNI, ulama dan para ahli agama (umara).

Dengan kuatnya silaturahmi, maka ketahanan Indonesia semakin kokoh dan kuat, kata Dudung.

Ia juga berharap TNI Angkatan Darat di bawah kepemimpinannya senantiasa mendapat berkah dan kekuatan lahir batin untuk menjaga kedaulatan dan persatuan NKRI.

Jenderal TNI Dudung Abdurachman sejak resmi dilantik sebagai Kepala Staf TNI AD bulan lalu rutin berkeliling untuk menjalin komunikasi dengan institusi militer dan non militer.

Baca juga: Wapres terima kunjungan Kasad bahas strategi keamanan Papua

Kasad pada awal bulan ini menemui Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Dudung di Jakarta, Senin, juga menerima kunjungan kehormatan dari Kepala Staf Angkatan Darat Malaysia Jeneral Tan Sri Datuk Zamrose Bin Mohd.

Dalam pertemuan itu, Jenderal Dudung berharap TNI AD dan Angkatan Darat Malaysia dapat memperluas kerja sama yang bukan hanya latihan gabungan.

Kegiatan lain itu di antaranya kegiatan sosial di wilayah perbatasan kedua negara, penanggulangan bencana, dan lainnya. Melalui berbagai kegiatan sosial diharapkan baik TNI AD maupun Tentara Malaysia betul-betul semakin dicintai oleh masyarakat di dua negara tersebut, kata Dudung saat menyampaikan isi pertemuan itu sebagaimana dikutip dari siaran tertulis Dinas Penerangan TNI AD.

Baca juga: Kasad segera merekrut calon prajurit dari santri