Malang (ANTARA News) - Arema Indonesia mewujudkan impiannya meraih angka penuh setelah menundukkan tim tamunya PSPS Pekanbaru 4-2 pada lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Malang, Jatim, Jumat petang.

Empat gol Arema Indonesia diborong kapten tim Mohammad Noh Alam Shah masing-masing pada menit ke-15, 34, 52, dan ke-70. Sementara dua gol balasan PSPS yang mengoyak gawang Arema dipersembahkan oleh M Isnaini pada menit ke-14 dan satu gol lainnya merupakan gol bunuh diri pemain Arema Indonesia, Leonard Tumpamahu pada menit ke-85.

Arema Indonesia tertinggal 0-1 lebih dulu oleh tim tamunya setelah kerja sama pemain PSPS, Herman Dzumafo, APril Hadi dan Isnaini yang cukup taktis mampu menerobos pertahanan Singo Edan dan mengecoh penjaga gawang Arema Kurnia Meiga, sehingga terciptalah gol pertama bagi PSPS pada menit ke-14.

Namun, keunggulan PSPS 0-1 tersebut tidak berlangsung lama karena satu menit kemudian atau pada menit ke-15 Noh Alam Shah mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Noh dengan leluasa memanfaatkan tendangan bebas Roman Chmelo melalui sundulan kepala (heading) yang gagal diantisipasi penjaga gawang PSPS Dede Sulaiman.

Pada menit ke-34 Noh Alam Shah kembali menjebol gawang Dede Sulaiman setelah umpan mendatar Muhammad Ridhuan juga lolos dari antisipasi para pemain belakang PSPS. Akan tetapi gol kedua pemain asal Singapura itu diprotes para pemain PSPS karena dianggap "offside", namun wasit Mardi tetap kukuh pada penderiannya bahawa gol Alam Shah dalam posisi "onside" karena masih ada Daniel Junaidi.

Karena tidak terima dengan keputusan wasit, para pemain PSPS sempat mogok selama sekitar 5 menit, meski akhirnya anak asuh Abdurrahman Gurning tersebut kembali melanjutkan pertandingan babak pertama yang masih menyisakan waktu normal sekitar 11 menit. Dan, hingga berakhirnya 45 menit babak pertama, skor masih tetap 2-1.

Memasuki 45 menit babak kedua para pemain Arema terus menekan dan berupaya mencari celah untuk menerobos jantung pertahanan PSPS. Kerja keras para pemain Arema tersebut membuahkan hasil dengan lahirnya gol ketiga pada menit ke-52 melalui "heading" Noh Alam Shah.

Keunggulan 3-1 tersebut tidak lantas membuat pelatih Arema Miroslav Janu puas, bahkan menambah amunisinya dan memperkuat lini tengah dan pertahanannya dengan melakukan perubahan formasi dengan memasukkan Juan Revi yang menggantikan Benny Wahyudi, M Fachruddin digantikan Achmad Amiruddin dan Waluyo digantikan Leonard Tumpamahu.

Kebobolan tiga gol, Abdurahman Gurning langsung melakukan pergantian penjaga gawang. Dede Sulaiman yang kurang maksimal dalam mengamankan gawangnya akibat berbenturan dengan tiang gawang ketika berupaya mengamankan bola Noh Alam Shah digantikan Fance Hariyanto.

Pada menit ke-70 Noh Alam Shah kembali merobek gawang PSPS yang sudah dikawal Fance Hariyanto. Namun, skor 4-1 tersebut tidak berlangsung lama karena Leonard yang baru beberapa menit masuk menggantikan Waluyo justru memperkecil kekalahan PSPS dengan gol bunuh dirinya pada menit ke-85.

Sehingga, kemenangan 4-1 yang sudah di depan mata harus berubah menjadi 4-2 hingga 45 menit babak kedua berakhir. Selama 90 menit pertandingan, satu-satunya kartu kuning yang dikeluarkan oleh wasit dihadiahkan untuk Fajar Handika (PSPS).(*)
(ANT/E009)