Jakarta (ANTARA) - Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan pesan khusus kepada Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa yaitu TNI harus menjadi garda terdepan program vaksinasi di daerah-daerah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T).

“TNI sebagai salah satu elemen bangsa yang bertugas dalam penanganan pandemi COVID-19, saya secara khusus meminta agar TNI menjadi garda terdepan program vaksinasi di daerah-daerah '3T' (terdepan, terpencil, dan tertinggal)," kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Hal itu dikatakan Puan usai menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Panglima TNI yang baru Jenderal Andika Perkasa.

Dia mengatakan, dengan pergantian pimpinan di TNI, diharapkan institusi tersebut dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya menjaga kedaulatan NKRI dengan semakin lebih baik lagi.

Puan berharap Jenderal Andika melanjutkan tugas-tugas yang sudah dimulai dan dilaksanakan Marsekal Hadi secara profesional.

Baca juga: Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa lanjutkan program Marsekal Hadi

Baca juga: Panglima TNI sebut vaksinasi di 21 ibu kota provinsi di atas 70 persen


Dia juga meminta TNI terus membantu dalam pengawasan serta penegakan disiplin protokol kesehatan di masyarakat. Hal itu menurut dia terutama karena dilaporkan ada sebanyak 17 ribu orang yang positif COVID-19 bebas beraktivitas di fasilitas publik seperti mal berdasarkan pantauan aplikasi PeduliLindungi.

"Peran TNI sangat diperlukan untuk membantu pemerintah mengingatkan agar masyarakat disiplin protokol kesehatan walaupun kondisi pandemi COVID-19 sudah lebih baik," ujarnya.

Dia menilai kesadaran masyarakat penting terutama jelang masa libur hari raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 agar Indonesia tidak mengalami gelombang ketiga COVID-19, sosialisasi yang masif serta penegakan aturan harus diutamakan.

Menurut dia, pemerintah sudah mengumumkan akan menerapkan kebijakan PPKM level 3 di seluruh wilayah Indonesia selama masa libur Natal dan Tahun Baru.

"Mari semua elemen bangsa bekerja sama mengingatkan masyarakat agar mematuhi ketentuan tersebut. TNI bersama instansi lain seperti Polri, dapat mengawal kebijakan ini untuk memastikan masyarakat tetap mengikuti petunjuk protokol kesehatan dari pemerintah," tutur dia berharap.

Puan mengatakan kepatuhan protokol kesehatan akan menjadi modal bagi Indonesia keluar dari pandemi COVID-19 sehingga jangan sampai Indonesia seperti sejumlah negara lain di Eropa, China, dan sejumlah negara bagian Amerika Serikat yang kini kembali mengalami lonjakan kasus COVID-19.

#ingatpesanibu
#sudahdivaksintetap3M
#vaksinmelindungikitasemua