Kuala Lumpur (ANTARA) - Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob akan memimpin delegasi Malaysia pada Pertemuan Pemimpin Ekonomi APEC (AELM) yang dijadwalkan Jumat ini pukul 19:00 waktu setempat.

Kementerian Luar Negeri Malaysia mengatakan dengan dipimpin oleh Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, semua dari 21 pemimpin ekonomi APEC diharapkan untuk berpartisipasi dalam pertemuan tersebut.

Dengan mengusung tema "Join, Work, Grow, Together" para pemimpin ekonomi APEC diharapkan dapat membahas isu-isu terkait revitalisasi kawasan, secara sosial dan ekonomi.

Menyadari perlunya penanganan dampak COVID-19 secara cepat, AELM juga akan menjajaki upaya dan kolaborasi yang diperlukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi kawasan di era pascapandemi.

Baca juga: Mendag: APEC perlu strategi capai pemerataan pertumbuhan ekonomi

Malaysia diharapkan untuk berbagi pandangannya tentang upaya kolektif strategis dalam hal pengakuan vaksin bersama, langkah-langkah aman untuk perjalanan lintas batas, mengintensifkan teknologi dan inovasi, serta kemajuan keberlanjutan dan pertumbuhan hijau yang dapat menuai manfaat di masa depan dalam mendorong pemulihan regional.

Di akhir AELM, para pemimpin ekonomi APEC diharapkan untuk mengesahkan Deklarasi Pemimpin Ekonomi APEC 2021 serta adopsi Rencana Implementasi Visi Putrajaya 2040 untuk memetakan lintasan APEC selama dua dekade ke depan.

"Memang ini akan semakin maju untuk mencapai visinya untuk memiliki komunitas Asia-Pasifik yang terbuka, dinamis, tangguh dan damai pada 2040, untuk kemakmuran semua rakyat kita dan generasi mendatang," katanya.

Menjelang AELM dan sebagai bagian dari keterlibatan aktif dengan sektor swasta, Pemimpin Ekonomi APEC akan mengadakan dialog dengan Dewan Penasihat Bisnis APEC (ABAC).

Ismail Sabri bersama dengan anggota tetap ABAC Malaysia, Rohana Tan Sri Mahmood, Ruben Emir Gnanalingam Abdullah dan Tengku Muhammad Taufik Tengku Aziz akan berpartisipasi dalam diskusi tentang jalan ke depan agar wilayah keluar dari krisis kesehatan.

Baca juga: Presiden fokus berdayakan UMKM dan penanganan iklim di APEC-ABAC
Baca juga: Presiden Xi undang pebisnis APEC berpartisipasi pada pembangunan China