Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur menargetkan evakuasi dua pohon beringin tumbang di Jalan Otista Raya, Jatinegara, selesai dalam empat hari ke depan.

Kasi Jalur Hijau dan Pemakaman Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Atang Setiawan, mengatakan evakuasi pohon beringin yang tumbang itu memerlukan waktu lantaran ukurannya yang besar.

"Targetnya tiga sampai empat hari dari sekarang baru selesai. Karena ukuran pohon yang tumbang besar, jadi butuh waktu," kata Atang Setiawan di Jakarta, Kamis.

Atang menambahkan bahwa pihaknya sudah melakukan proses evakuasi pohon beringin tersebut sejak Selasa (9/11) atau saat kejadian tumbang.

Total ada sekitar 20 petugas dari Sudin Pertamanan dan Hutan Kota yang dikerahkan untuk melakukan evakuasi pohon beringin yang tumbang tersebut.

Baca juga: JPO Otista belum dapat dilintasi pejalan kaki

Dia menjelaskan pohon beringin itu berdiameter sekitar lima meter dan tinggi sekitar 10 meter, sedangkan satu pohon beringin lainnya berdiameter sekitar satu meter.

"Kita enggak ada alat berat jadi evakuasi dilakukan dengan memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin, golok dan perkakas lain. Setelahnya dievakuasi menggunakan truk," ujar Atang.

Dua pohon beringin tua tumbang di Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Selasa (9/11) sekitar pukul 09.30 WIB. Penyebab tumbangnya kedua pohon tersebut karena usia yang sudah sangat tua.

Tercatat ada sebanyak 17 unit sepeda motor dan dua mobil rusak akibat tertimpa batang pohon beringin tua yang tumbang tersebut.

Selain itu, dua orang dikabarkan mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit setelah kejadian peristiwa tumbangnya pohon beringin tersebut.

Baca juga: Dua orang dilarikan ke rumah sakit akibat tertimpa pohon tumbang