Jakarta (ANTARA) - Bupati Kepulauan Seribu Junaedi menyalurkan paket sembako berisi beras lima kilogram, minyak goreng dua liter, 10 bungkus mie instan dan masker kepada sejumlah warga lanjut usia (lansia), difabel dan yatim piatu di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan, Selasa.

Junaedi mengatakan penyaluran paket bantuan tersebut dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-20 Kabupaten Kepulauan Seribu.

"Untuk itu pada sore hari ini, kami atas nama Pemerintah Kabupaten akan sedikit berbagi kasih dengan memberikan paket sembako kepada bapak/ibu yang hadir di sini," ujar Junaedi dalam sambutannya di Gedung Serba Guna Pulau Untung Jawa.

Junaedi mengatakan bantuan yang disalurkan kepada warga lansia, difabel dan yatim piatu itu memang tidak banyak.

Namun, ia berharap bantuan tersebut bisa sedikit meringankan kesulitan yang dihadapi warga di masa pandemi COVID-19.

Baca juga: Pengunjung ke Kepulauan Seribu diimbau terapkan prokes

Sementara itu, warga RT01/RW01 Untung Jawa, Sana'ah (69) mengatakan bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari.

"Saya senang sekali, bahagia, banyak-banyak terima kasih atas bantuannya. Ini akan saya manfaatkan untuk makan sehari-hari saja," kata Sana'ah.
Warga RT01/RW01 Pulau Untung Jawa Sana'ah (69) menunjukkan bantuan sembako yang diterima dari Bupati Kepulauan Seribu Junaedi di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan, Selasa (9/11/2021). (ANTARA/ Abdu Faisal)


Bupati Kepulauan Seribu Junaedi tiba di Pulau Untung Jawa sekitar pukul 16.00 WIB dan langsung menuju Gedung Serba Guna Pulau Untung Jawa untuk menyalurkan bantuan sembako tersebut.

Turut hadir Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu Selatan Robin dan Wakil Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan.

Baca juga: Dermaga Pulau Pramuka jadi wisata baru pantai sunrise dan sunset

Dalam sambutannya, Junaedi menyatakan akan meresmikan kawasan wisata baru di Pantai Sakura, Pulau Untung Jawa, bernama Kampung Jepang pada malam hari.

Peresmian dilakukan pada malam hari agar menunjukkan bahwa kawasan wisata Kampung Jepang itu juga dibuka untuk malam hari.

"Jadi, wisatanya ini juga tidak hanya siang hari, tapi malam pun bisa. Nanti disiapkan lampu-lampu penerangannya agar bapak/ibu bisa menikmati keindahan yang ada di Pantai Sakura," kata Junaedi.