Jakarta (ANTARA News) - Pasar dunia masih membutuhkan ribuan ahli bonsai dan suiseki (seni batu panorama) khususnya dari Indonesia yang terbiasa merawat tanaman tropis.

"Dunia bonsai dan suiseki masih membuka banyak lapangan kerja bagi masyarakat untuk menjadi perawat, perajin, dan petani bonsai," kata Ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI), Budi Sulistyo di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan, hampir seluruh kolektor bonsai dan suiseki di dunia adalah masyarakat dari kalangan menengah atas yang tidak memiliki waktu luang untuk merawat secara teknis koleksinya, sehingga membutuhkan ahli-ahli bonsai dan suiseki secara khusus setiap saat.

Oleh karena itu, mereka membutuhkan ahli yang mengerti teknik merawat bonsai dan mempekerjakan mereka secara khusus.

"Penggemar bonsai saat ini tersebar di seluruh belahan dunia meliputi Asia hingga Eropa," ucapnya.

Pada dasarnya, bonsai dan suiseki merupakan komoditas baru, sehingga peluang untuk menjadi wirausaha di dalamnya masih terbuka lebar.

Sejumlah lapangan pekerjaan yang mungkin terbuka dalam dunia perbonsaian, misalnya, menjadi petani bonsai, perawat bonsai, hingga perajin bonsai.

Oleh karena itu, ia mendorong lebih banyak generasi muda untuk tidak ragu mempelajari dan terjun dalam dunia bonsai karena prospeknya yang masih sangat menjanjikan.
(H016)