Cirebon (ANTARA) - Kasus kematian akibat COVID-19 di Kota Cirebon, Jawa Barat, kembali muncul setelah lebih dari dua bulan tidak ada penambahan atau nihil.

Terdapat penambahan satu kasus kematian setelah dua bulan dinyatakan nihil, demikian data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Cirebon yang diterima di Cirebon, Kamis.

Pada Kamis ini, kasus kematian akibat COVID-19 di Kota Cirebon, bertambah satu orang, setelah dua bulan tidak ada penambahan atau nihil.

Sehingga dengan bertambahnya satu kasus kematian, maka saat ini akumulasi dari awal pandemi COVID-19 tercatat ada 527 orang meninggal terserang virus corona baru.

Baca juga: Kasus aktif COVID-19 di Cirebon bertambah delapan orang

Baca juga: KAI: Pengguna jasa KA Kaligung tidak perlu surat bebas COVID-19


Selain terdapat penambahan kasus kematian, di hari yang sama juga tercatat satu kasus terkonfirmasi positif baru dan total menjadi 12.794 orang.

Tidak hanya terdapat penambahan kasus kematian, dan kasus terkonfirmasi positif baru, namun tercatat seorang yang dinyatakan sembuh, sehingga terdata 12.265 orang telah terbebas dari COVID-19.

Sementara untuk cakupan vaksinasi di Kota Cirebon mencapai 87 persen dari target 226.198 jiwa, dan capaian tersebut membawa Kota Cirebon ke level 2 untuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Untuk level PPKM, Kota Cirebon menjadi yang paling terendah bila dibandingkan dengan daerah lain yang berada di wilayah Ciayumajakuning terdiri dari Kabupaten/Kota Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan.

Di mana kelima daerah tersebut hanya Kota Cirebon yang masuk level 2 , sedangkan empat daerah lainnya naik ke level 3.*

Baca juga: Dua pekan lebih kasus kematian akibat COVID-19 di Kota Cirebon nihil

Baca juga: Kolaborasi jadi kunci sukses vaksinasi di Kota Cirebon