Jakarta (ANTARA) - UNIQLO hadirkan instalasi LifeWear di gerai UNIQLO Pondok Indah Mall 3 agar para pelanggan dapat memahami filosofi LifeWear serta teknologi yang digunakan untuk menciptakan kualitas pakaian.

"Instalasi ini dihadirkan di UNIQLO Pondok Indah Mall saja sebenarnya, karena toko ini dinilai yang paling ikonis ya. Instalasi ini juga akan berlangsung sampai akhir November ini," kata Yulia Rachmawati selaku Public Relations UNIQLO Indonesia kepada ANTARA, Rabu.

Melalui visual yang menarik dan inofatif serta paduan antara seni dan sains, UNIQLO mengajak pelanggan untuk dapat merasakan sensasi pengalaman berbelanja yang berkesan. Selain itu, instalasi LifeWear juga hadir untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dalam berpakaian sehari-hari.

"Sekali lagi, kita menjawab kebutuhan masyarakat. Jadi kebutuhan orang ada yang kayak butuhnya celana, butuhnya legging, butuhnya dalaman, butuhnya kaus kaki, itu ada semuanya. Jadi selengkap-lengkapnya," ujar Stefanie Saragih selaku Public Relations Manager UNIQLO Indonesia.

Baca juga: Menyelami musim gugur dan dingin UNIQLO lewat "Neighborhood Living"

Baca juga: Tujuh tips padu padan "sweater" ala musisi Indonesia


UNIQLO menghadirkan enam instalasi yang mewakili setiap inovasi dan teknologi yang dihadirkan UNIQLO Indonesia dalam setiap item koleksi LifeWear untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi penggunanya.

Instalasi tersebut termasuk LifeWear Wall yang menampilkan keseluruhan filosofi LifeWear musim Fall/Winter 2021, UNIQLO At Home yang menyediakan pakaian, sprei serta kebutuhan rumah lainnya, serta instalasi Jeans Innovation Center CENTER (JIC DENIM) yang memperkenalkan inovasi pembuatan pakaian denim yang ramah lingkungan dan meminimalisir penggunaan air.

"Jadi kalau Jeans Innovation Center itu adalah memang pusat resetnya UNIQLO yang khusus meriset tentang jeans dan berlokasi di Los Angeles. Metode yang kita gunakan untuk menghasilkan sebuah jeans adalah Blue Cycle Jeans dimana metodenya ramah lingkungan yang bisa menghemat air 99 persen," jelas Stefanie.

Selain itu, instalasi lainnya yang dihadirkan UNIQLO adalah HeatTech yang dapat mengubah kelembaban tubuh menjadi uap air panas agar pakaian terasa hangat saat digunakan serta Pet Bottle Recycle dimana proses daur ulang botol plastic untuk digunakan kembali sebagai bahan pembuatan jaket.

Terakhir, UNIQLO juga menghadirkan Recycle Down yaitu sebuah instalasi interaktif yang menunjukkan mekanisme pembuatan down jacket UNIQLO melalui proses daur ulang dari produk yang telah digunakan.

"UNIQLO tuh komit banget dalam segala hal termasuk dalam lingkungan. Ini adalah bagian dari gambaran kita, contoh kita tuh punya recycle box. Jadi kalau misalnya kamu atau keluarga punya produk-produk UNIQLO yang sudah nggak dipakai, bisa didrop di sini," tutur Stefanie.

"Nanti akan kita gunakan untuk orang-orang yang membutuhkan, atau untuk recycle, upcycle, jadi semua itu akan kita pergunakan dengan baik," tambahnya.

Baca juga: UNIQLO hasilkan kolaborasi simple dan elegan ala New York

Baca juga: UNIQLO hadirkan outerwear dan fleece karya Yosuke Aizawa

Baca juga: Uniqlo U hadirkan koleksi Future Forward untuk musim gugur dan dingin